-->

Carousel

Berita Terbaru

Rabu, 09 September 2026

Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani: Kendalikan Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak


Jambi - Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan kekuatan dan sumber daya dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri dan mengikuti

Rapat Koordinasi Penanganan

Kebakaran Lahan Dengan Perusahaan 

Sekitar Lahan Kebakaran Bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI.Diaz Faisal Malik Hendropriyono, B.Sc., M.P.A., 

M.B.A., M.A., Ph.D, bertempat di VIP room Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (04/09/2026).


Pada kesempatan ini Wakill Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) sekaligus Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Diaz Hendropriyono meminta  perusahaan konsesi di Jambi melakukan peremajaan sekat kanal untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di wilayah Jambi. 

"Saya minta beberapa perusahaan yang ada di Jambi walaupun di luar konsesi mereka untuk ikut membantu membuat sekat kanal, membantu mentransfer (mengalirkan) air, dari sungai-sungai terdekat," kata Wamen. 


Menurut dia, program peremajaan kanal yang mulai mengalami pendangkalan dinilai penting untuk mengaliri, memasok air dari sungai terdekat ke wilayah rawan atau terdampak kebakaran khususnya di area lahan gambut.


Untuk itu, dirinya meminta perusahaan lain di Jambi, terutama yang berada di sekitar area konsesi dapat mencontoh perusahaan yang telah menerapkan sistem transfer air dari sungai terdekat. 


Wamen menambahkan, untuk menekan peristiwa karhutla, pemerintah melalui Kementerian LH tengah menyusun surat edaran moratorium untuk memblokir seluruh aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar, tanpa pengecualian.


Wamen mengungkapkan, peraturan daerah (perda) yang sebelumnya mengizinkan pembukaan lahan berbasis kearifan lokal sebagaimana turunan dari UU No. 32 Tahun 2009 Pasal 69 Ayat 2 sementara waktu akan ditangguhkan.


Penangguhan itu dianggap penting di tengah kondisi darurat kebakaran yang melanda Tanah Air.


Selain Karhutla, Wamen Diaz juga meminta tindak lanjut terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah kota.

“Terkait TPA untuk yang di kota, nanti tolong dilihatin aja Pak Kadis LH kota, apakah TPA nya sudah dilakukan. Itu surat edaran menteri terkait apa penjagaan TPA, pengelolaan TPA,” tambahnya.


Sementara itu, Wagub Sani menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Wamen ke Provinsi Jambi, ini bentuk perhatian pemerintah pusat ke Provinsi Jambi. "Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI beserta jajaran atas 

perhatian dan dukungannya dalam memperkuat penanganan kebakaran lahan di Provinsi Jambi," ucapnya.


Wagub Sani menjelaskan, Provinsi Jambi memiliki karakteristik wilayah yang 

menjadikan persoalan kebakaran hutan dan lahan 

sebagai tantangan yang harus bersama hadapi secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, ukuran keberhasilan 

tidak semestinya hanya dilihat dari seberapa cepat api 

dapat dipadamkan setelah kebakaran terjadi. "Jauh lebih 

penting adalah seberapa kuat kita mencegah api muncul, 

seberapa cepat kita mengetahui adanya potensi 

kebakaran, dan seberapa sigap kita mengendalikan api 

sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar," jelas Wagub Sani.

"Keberadaan perusahaan di sekitar wilayah 

rawan dan lokasi kebakaran memiliki peran yang sangat 

penting. Kita membutuhkan kesiapan dan kepedulian 

bersama, baik dalam patroli, deteksi dini, kesiapan 

personel dan peralatan, maupun kecepatan dalam 

menyampaikan informasi dan melakukan penanganan 

awal ketika ditemukan titik api," pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Novriansah/Video: Reno Setiawan)

Jambi dan Provinsi Lain di Sumatra Sepakat Bentuk Forum Sumatra 10




Medan - Gubernur Jambi, Al Haris bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dan gubernur se-Sumatera mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera dalam rangka pertemuan tingkat menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Al Haris turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan berita acara pembentukan Forum Sumatera 10. 

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pembangunan antarprovinsi di Sumatera.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berkomitmen menyinkronkan rencana pembangunan dengan kebijakan nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan subregional Sumatera.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan logistik dan konektivitas antarwilayah, pembangunan ekonomi hijau, digitalisasi data pembangunan, serta peningkatan investasi dan perdagangan.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kerja sama antardaerah tersebut. Ia menilai Sumatera memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional.

“Saya mengapresiasi betul dan mengharapkan kerja sama yang dilakukan antardaerah. Pemerintah pusat juga menyusun konsep untuk membangun region Sumatera ini salah satu kekuatan ekonomi,” ujar Tito Karnavian.

Ia menambahkan, Sumatera memiliki keunggulan sumber daya alam yang luar biasa.

"Saya yakin keunggulan Sumatera itu sumber daya alamnya luar biasa baik di darat maupun yang laut," pungkasnya.

Selasa, 08 September 2026

Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara



Batang Hari - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026). 


Rapat ini turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, perwakilan unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait.


Salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut adalah kebakaran di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS), Kabupaten Batang Hari.


Al Haris menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan langkah yang terukur. 


Selain pemadaman di lapangan, pemerintah juga menyiapkan upaya modifikasi cuaca atau Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 10 September 2026 mendatang untuk membantu mengatasi kondisi cuaca yang masih menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.


“Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya,” ujar Al Haris.


Al Haris mengakui, kondisi tanpa hujan membuat penanganan karhutla semakin berat. Selain faktor cuaca, jumlah personel yang dikerahkan juga terus bertambah untuk memperkuat operasi di lapangan.


"Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih," ungkapnya.


Menurut Al Haris, seluruh unsur terkait harus terus memperkuat koordinasi dan bekerja sungguh-sungguh agar kebakaran dapat segera dikendalikan.


"Intinya kita disini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh," tegas Al Haris.


Hingga saat ini, kebakaran telah menghanguskan ratusan hektare lahan dan sejumlah titik api masih terpantau menyala.


Kondisi tersebut membuat penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat, terukur, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait. (Diskominfo Provinsi Jambi/nst/*)

Senin, 31 Agustus 2026

Lagi, Gubernur Al Haris Bersama Pangdam TIB Turun ke Kawasan Gambut Londerang Padamkan Karhutla



TANJAB TIMUR - Gubernur Jambi Al Haris kembali turun langsung ke lapangan turut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kali ini, Gubernur Al Haris bersama Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) Mayjen TNI Arief Gajah Mada meninjau sekaligus ikut menangani karhutla di Teluk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Senin (31/8/2026).

Keduanya turun langsung ke titik karhutla untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan maksimal. Dalam kunjungan tersebut, turut mendampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin serta Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim.

Karhutla di kawasan tersebut diperkirakan telah membakar sekitar 86 hektare lahan gambut, meliputi wilayah Teluk Dawan, Londerang, Manis Mato dan sekitarnya.

Di kawasan tersebut tidak lagi ditemukan titik api aktif. Namun, asap masih terlihat mengepul di sejumlah titik. Dengan kondisi api yang mulai terkendali, tim gabungan kini fokus melakukan pendinginan di seluruh area terdampak, petugas di lapangan menargetkan proses pendinginan dapat dituntaskan secepatnya.

Gubernur Al Haris mengatakan, karakter lahan gambut membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan hanya dengan menyiram permukaan menggunakan air. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan yang bertugas di lapangan. 

"Lahan gambut ini tidak sekaligus kita siram air langsung mati. Tidak. Api terus menjalar, bahkan ketika asapnya hilang, begitu kering bisa timbul lagi. Karena itu, proses pemadaman harus dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan bara api di dalam gambut benar-benar padam," kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi kerja bersama TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni hingga pihak perusahaan WKS yang ikut menangani karhutla tersebut.

"Ini gabungan dari teman-teman TNI-Polri. Hari ini langsung Pak Pangdam turun ke lapangan bersama kami, ada Pak Danrem, Karo Ops Polda Jambi, BPBD, Manggala Agni, kemudian juga dari WKS yang aktif memantau dan mengawal agar api tidak meluas," ujarnya.

Gubernur menyebut upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode. Selain menyekat titik api, tim juga membangun intake di Sungai Batanghari untuk mendukung kebutuhan air selama proses pemadaman.

"Alhamdulillah ini sudah mulai pendinginan. Luar biasa teman-teman bekerja, mulai dari menyekat titik api sampai membangun intake di Sungai Batanghari," katanya.

Gubernur Al Haris menilai penanganan karhutla di kawasan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas.

"Inilah contoh kita kolaborasi, kebersamaan di lapangan. Kalau kita cuek saja, tidak bisa. Ini rasa memiliki kita punya, kebersamaan kita ada," tegasnya.

Minggu, 30 Agustus 2026

Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Kelurahan Cempaka Putih, Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

JAMBI - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH meninjau langsung lokasi kebakaran yang menimpa warga di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pastikan bantuan segera disalurkan, Minggu (30/8/2026) sore.


Dalam kunjungan tersebut Gubernur Al Haris didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Kepala Dinas Sosial Provinsi dan Kota Jambi, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jambi, serta tokoh masyarakat setempat.

“Kita sengaja datang langsung untuk melihat kondisi masyarakat yang rumahnya mengalami kebakaran Sabtu kemaren. Ada 15 unit rumah yang hangus total dan 4 unit mengalami rusak ringan,” ujar Gubernur Al Haris.


Orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi akan berupaya memberikan bantuan dan mencari solusi terbaik bagi warga yang terdampak.

“Pemerintah tidak akan membiarkan, ini kewajiban kami membantu warga kami. Insya Allah kami akan berdiskusi untuk kelanjutannya seperti apa sambil kami mencari tempat tinggal yang baru,” ucap Gubernur Al Haris.


Gubernur Al Haris juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga. Menurutnya, selain kerugian materi, dampak psikologis dan kesehatan warga juga menjadi perhatian serius pemerintah.

“Apapun namanya musibah, dampaknya luar biasa. Trauma, kesehatan mental, dan kondisi fisik warga pasti terganggu. Apalagi saat ini musim kemarau, udara kita juga tidak sehat karena kabut asap,” kata Gubernur Al Haris.


Saat ini para korban sementara ditampung di tenda darurat yang disiapkan oleh Dinas Sosial Kota Jambi. Melihat kondisi tersebut, Gubernur Al Haris  meminta agar segera dicarikan tempat penampungan sementara yang lebih layak dan permanen.

“Saya sudah minta Kadis Sosial Provinsi dan Pak Kadis Sosial Kota Jambi segera mencarikan tempat bagi warga untuk tinggal sementara, sampai rumah mereka bisa kembali ditempati. Tidur di tenda dan di lantai tanah dalam waktu lama tentu tidak baik untuk kesehatan, apalagi anak-anak dan lansia,” tegasnya.


Untuk meringankan beban korban, Pemerintah Provinsi Jambi akan menyalurkan bantuan melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Bantuan juga akan disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Jambi. 

“Kami pemerintah, baik Provinsi maupun Kota Jambi, hadir untuk memberikan simpati dan perhatian. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan dan warga segera bangkit dari musibah ini,” pungkas Gubernur Al Haris.


Pemprov Jambi bersama Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan seluruh kebutuhan dasar korban terpenuhi hingga proses pemulihan selesai.


Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris menyerahkan secara simbolis bantuan BAZNAS Provinsi jambi senilai 50 juta dan kasur 50 lembar, selimut 50 lembar, makanan siap saji 100 paket, family kit 20 paket, makanan anak 56 paket, terpal 20 lembar. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan pakaian, perlengkapan mandi, perlengkapan tidur, makanan, serta kebutuhan lainnya untuk membantu warga selama berada di masa tanggap darurat.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, pada saat mendampingi Gubernur Al Haris menjelaskan, untuk tahap awal, Pemerintah Kota Jambi telah menyalurkan bantuan kepada setiap kepala keluarga terdampak. 

“Untuk saat ini dari Pemerintah Kota, sesuai arahan Bapak Wali Kota sudah menyampaikan bantuan sekitar 2 juta per rumah per KK. Dari rekan-rekan BAZNAS juga ikut menyalurkan bantuan,” jelasnya.


Selain bantuan tunai, Pemkot Jambi juga menyiapkan skema pemulihan rumah warga. Rekonstruksi rumah akan segera dievaluasi dan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). 

Selasa, 25 Agustus 2026

Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan


Sarolangun – Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Selasa (25/08/2026).


Al Haris datang untuk memastikan proses pemadaman dan penanganan karhutla berjalan maksimal. Ia bahkan ikut turun memadamkan api bersama Bupati Sarolangun, Wakil Bupati Sarolangun, Ketua DPRD Sarolangun, Kapolres Sarolangun, Dandim 042 Sarko dan petugas di lapangan.


Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan. Kondisi ini menjadi perhatian karena lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut yang berpotensi kembali terbakar jika bara api masih tersisa di dalam tanah.


Di sela-sela penanganan, Al Haris langsung menghubungi Satgas udara untuk meminta dukungan waterbombing. Pesawat tersebut dibutuhkan untuk membantu proses pendinginan di titik-titik yang masih berpotensi memunculkan api.


"Ini api sudah dapat dikendalikan, ini butuh waterbombing untuk pendinginan," ujar Al Haris.


Menurut Al Haris, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Sejumlah unsur telah diterjunkan ke lokasi, mulai dari Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, TNI, Polri hingga unsur pemerintah daerah.


"Hari ini kami dengan Bupati Sarolangun, Pak Dandim, Kapolres, Kejari, Ketua DPRD, Kepala BPBD Provinsi Jambi, kami langsung ke lokasi tempat Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun," kata Al Haris.


Gubernur menjelaskan, kebakaran telah terjadi sejak sehari sebelumnya dan melanda sejumlah lahan masyarakat. Karena berada di kawasan gambut, proses pemadaman tidak bisa dilakukan secara cepat dan membutuhkan pendinginan secara menyeluruh.


"Ini saat ini sedang dilakukan pendinginan. Karena ini lahan gambut sehingga tidak mudah untuk memadamkan apinya. Kita masih butuh waterbombing dan mudah-mudahan segera dipadamkan," ujarnya.


Al Haris juga meminta seluruh petugas tetap siaga setelah api berhasil dipadamkan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan petugas harus menjadi perhatian selama proses penanganan karhutla.


"Petugas yang di lapangan juga minta diperhatikan makanannya, keselamatan dan kesehatan. Minta pos kesehatan siaga dekat sini," tegasnya.


Al Haris turut mengajak masyarakat ikut membantu mencegah meluasnya karhutla. Ia berharap dengan kekuatan tim yang solid, api di Lubuk Kepayang dapat segera benar-benar padam dan tidak kembali muncul.


Selain meninjau langsung penanganan karhutla, Al Haris juga memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak kebakaran di sekitar lokasi.


"Kita berharap seluruh masyarakat juga membantu kita. Ada Manggala Agni, juga Masyarakat Peduli Api, lengkap semuanya. Mudah-mudahan dengan tim yang solid ini insyaallah secepat mungkin api dipadamkan.

Selasa, 18 Agustus 2026

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Kompak Kenakan Pakaian Adat Nusantara


TANJAB BARAT -  Semarak warna-warni budaya Nusantara tumpah ruah mewarnai Kota Kuala Tungkal. Beragam pakaian adat, atraksi seni, dan kreativitas peserta berpadu dalam kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Suasana semakin meriah dengan antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai hingga Rumah Dinas Bupati, tempat Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menyaksikan langsung kemeriahan tersebut, Selasa (18/08).


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa Pawai Budaya merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menampilkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya yang ada di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


“Pawai budaya ini merupakan salah satu upaya kita untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan UMKM, termasuk perhotelan, toko, rumah makan, serta sektor usaha lainnya,” ujar Bupati.


Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan Pawai Budaya. Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kuatnya semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


“Kami atas nama Pemerintah Daerah bersama Forkopimda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta Pawai Budaya yang telah menampilkan keanekaragaman budaya Indonesia, khususnya budaya yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ungkapnya.


Pawai Budaya diikuti oleh peserta dari berbagai kategori, mulai dari pelajar, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum. Beragam pakaian adat, kesenian, atraksi budaya, serta kreativitas peserta turut menghiasi sepanjang rute pawai. Ratusan masyarakat juga antusias memadati sejumlah titik di sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan berbagai penampilan yang disuguhkan.


Selain Bupati dan Ketua TP PKK, kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Anggota DPRD, unsur Forkopimda beserta istri, Sekretaris Daerah, Ketua GOW, Ketua DWP, para Pejabat Tinggi Pratama beserta istri, serta tamu undangan lainnya.


Kemeriahan Pawai Budaya tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya, mempererat persatuan, sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Senin, 17 Agustus 2026

Anwar Sadat Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI




TANJAB BARAT - Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berkobar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hujan gerimis yang turun saat upacara berlangsung tidak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan khidmat. Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kuala Tungkal, Senin (17/08). Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bertindak sebagai Inspektur Upacara.


Dalam upacara tersebut, Bupati membacakan teks Pancasila dan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat membacakan Pembukaan UUD 1945, sementara pengibaran Sang Merah Putih berlangsung khidmat diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Doa dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Upacara dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda beserta istri, Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Ketua GOW, Ketua DWP, pejabat daerah, pelajar, mahasiswa, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.


Semangat kemerdekaan juga ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih secara simbolis kepada lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan pelajar. Penyerahan tersebut menjadi simbol persatuan sekaligus pengingat pentingnya menjaga kemerdekaan melalui kecintaan terhadap tanah air dan kontribusi nyata bagi bangsa.


Pada kesempatan yang sama, diserahkan Remisi Umum I dan Remisi Umum II kepada 349 warga binaan pemasyarakatan. Pemberian remisi menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan kembali berkontribusi di tengah masyarakat.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan meneguhkan komitmen bersama dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, pengabdian, dan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pejabat daerah, peserta, dan undangan sebagai wujud kebersamaan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dari Alun-Alun Kuala Tungkal, semangat Merah Putih terus berkibar. Kemerdekaan dijaga dengan persatuan dan diisi dengan karya nyata untuk Tanjung Jabung Barat yang semakin maju.


Sabtu, 15 Agustus 2026

Paskibra Tanjab Barat Resmi Dikukuhkan Bupati Anwar Sadat

 


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengukuhkan 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung khidmat di Halaman Rumah Dinas Jabatan Bupati, Sabtu (15/08).


Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Anwar Sadat selaku Pembina Upacara. Dalam prosesi tersebut, Bupati membacakan Pernyataan Pengukuhan Anggota Paskibraka Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.


Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengucapan Ikrar Kebangsaan Republik Indonesia, penyematan Lencana Merah Putih Garuda, serta pemasangan kendit secara simbolis kepada pemimpin upacara oleh Pembina Upacara.


Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, kehormatan, dan semangat kebangsaan.


"Kalian adalah generasi terpilih. Jaga kehormatan, jaga nama baik daerah, dan tunjukkan pengabdian terbaik pada saat bertugas nanti," ujar Bupati.


Bupati juga mengingatkan para anggota Paskibraka untuk menjadikan disiplin dan kebersamaan sebagai karakter dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda.


"Pada hari ini kalian diberi amanah serta kehormatan besar untuk membawa dan mengibarkan Bendera Merah Putih. Untuk itu, jadikan disiplin sebagai karakter, bangun kebersamaan dan semangat kebangsaan, terus belajar dan tingkatkan prestasi, serta jauhi narkoba. Jadilah teladan bagi generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan cinta tanah air," lanjutnya.


Selain itu, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pelatih dan pembina Paskibraka yang telah memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para anggota Paskibraka.


Bupati berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjadi kebanggaan orang tua dan mampu menjadi generasi yang tangguh dalam meneruskan estafet pembangunan bangsa.


"Tunjukkan bahwa anak-anak Paskibraka adalah anak-anak yang tangguh untuk estafet bangsa," ujarnya.


Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama pimpinan daerah serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan.


Turut hadir Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Katamso, SA, S.E., M.E., Ketua DPRD yang diwakili Ketua Komisi II H. Syufrayogi Syaiful, S.IP., M.H., Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., Kapolres yang diwakili Wakapolres Kompol Andi Musahar, S.H., M.H., Kajari yang diwakili Kasi Pidsus Agrin Nico Reval, S.H., KPN yang diwakili Hakim Dipa Rivaldi, S.H., M.H., Dandim yang diwakili Danramil Ilir, Kantor Pengadilan Agama, para Pejabat Tinggi Pratama, Ketua GOW GOW, Ketua DWP, para pelatih Paskibraka; orang tua/wali anggota Paskibraka, serta tamu undangan lainnya.

Blusukan Pakai Vespa, Anwar Sadat Antar Ratusan Paket Sembako



 TANJAB BARAT - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan HUT Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. menggelar aksi sosial blusukan mengendarai Vespa untuk membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (15/08).


Didampingi rombongan Komunitas Vespa, Bupati Anwar Sadat menyusuri jalanan Kota Kuala Tungkal hingga masuk ke lorong-lorong pemukiman warga. Pembagian bantuan sosial ini dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door) agar bantuan tepat sasaran. Di sela-sela penyerahan paket sembako, Bupati menyapa warga secara ramah, menanyakan kondisi kesehatan mereka, serta meninjau lingkungan pemukiman sekitar.


Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa aksi berkendara santai (slow riding) sambil berbagi ini merupakan bentuk kepedulian dan tali asih bersama para pecinta otomotif kepada warga yang sedang membutuhkan uluran tangan.


"Kegiatan slow riding ini adalah wujud tali asih dari kita bersama komunitas Vespa untuk saudara-saudara kita yang kurang beruntung, seperti para janda dan anak yatim yang ditinggalkan orang tua. Ini adalah momentum berbagi dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat," kata Bupati Anwar Sadat.


Aksi blusukan ini diawali dari halaman Rumah Dinas Bupati Tanjab Barat, di mana Bupati melepas keberangkatan slow riding gabungan berbagai komunitas motor di Kuala Tungkal, seperti Komunitas Vespa, BM Garage Style, dan Komunitas 2-Tak dan komunitas motor lainnya.


Setelah seremonial pelepasan, rombongan gabungan komunitas motor lainnya melanjutkan slow riding menuju destinasi Wisata Embung di Desa Muntialo. Sementara Bupati Anwar Sadat bersama Komunitas Vespa bergerak menyusuri kawasan Kuala Tungkal untuk menyerahkan bantuan sembako.


Dalam laporannya, perwakilan panitia pelaksana kegiatan, Kartanto, S.Kom.I., menjelaskan bahwa penyelenggaraan slow riding ini mengusung tiga agenda utama, pertama memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI dan HUT Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


"Kedua Mempererat tali silaturahmi antar-komunitas motor (bikers) yang ada di Kuala Tungkal dan ketiga memperkenalkan dan mempromosikan destinasi Wisata Embung Desa Muntialo kepada masyarakat luas," tambahnya


Kegiatan ini turut diikuti Kapolres Tanjab Barat, Wakapolres Tanjab Barat, Anggota Komisi II DPRD Tanjab Barat H. Suprayogi, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Kepala Dinas Perikanan, Kepala BKAD, Kepala Dinas Perhubungan, Sekretaris Dinas Kominfo, serta perwakilan Satpol PP Tanjab Barat.

Advertorial

© Copyright 2026 Tigasisi.id | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved