-->

Berita Terbaru

Rabu, 09 September 2026

Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani: Kendalikan Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak


Jambi - Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan kekuatan dan sumber daya dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri dan mengikuti

Rapat Koordinasi Penanganan

Kebakaran Lahan Dengan Perusahaan 

Sekitar Lahan Kebakaran Bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI.Diaz Faisal Malik Hendropriyono, B.Sc., M.P.A., 

M.B.A., M.A., Ph.D, bertempat di VIP room Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (04/09/2026).


Pada kesempatan ini Wakill Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) sekaligus Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Diaz Hendropriyono meminta  perusahaan konsesi di Jambi melakukan peremajaan sekat kanal untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di wilayah Jambi. 

"Saya minta beberapa perusahaan yang ada di Jambi walaupun di luar konsesi mereka untuk ikut membantu membuat sekat kanal, membantu mentransfer (mengalirkan) air, dari sungai-sungai terdekat," kata Wamen. 


Menurut dia, program peremajaan kanal yang mulai mengalami pendangkalan dinilai penting untuk mengaliri, memasok air dari sungai terdekat ke wilayah rawan atau terdampak kebakaran khususnya di area lahan gambut.


Untuk itu, dirinya meminta perusahaan lain di Jambi, terutama yang berada di sekitar area konsesi dapat mencontoh perusahaan yang telah menerapkan sistem transfer air dari sungai terdekat. 


Wamen menambahkan, untuk menekan peristiwa karhutla, pemerintah melalui Kementerian LH tengah menyusun surat edaran moratorium untuk memblokir seluruh aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar, tanpa pengecualian.


Wamen mengungkapkan, peraturan daerah (perda) yang sebelumnya mengizinkan pembukaan lahan berbasis kearifan lokal sebagaimana turunan dari UU No. 32 Tahun 2009 Pasal 69 Ayat 2 sementara waktu akan ditangguhkan.


Penangguhan itu dianggap penting di tengah kondisi darurat kebakaran yang melanda Tanah Air.


Selain Karhutla, Wamen Diaz juga meminta tindak lanjut terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah kota.

“Terkait TPA untuk yang di kota, nanti tolong dilihatin aja Pak Kadis LH kota, apakah TPA nya sudah dilakukan. Itu surat edaran menteri terkait apa penjagaan TPA, pengelolaan TPA,” tambahnya.


Sementara itu, Wagub Sani menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Wamen ke Provinsi Jambi, ini bentuk perhatian pemerintah pusat ke Provinsi Jambi. "Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI beserta jajaran atas 

perhatian dan dukungannya dalam memperkuat penanganan kebakaran lahan di Provinsi Jambi," ucapnya.


Wagub Sani menjelaskan, Provinsi Jambi memiliki karakteristik wilayah yang 

menjadikan persoalan kebakaran hutan dan lahan 

sebagai tantangan yang harus bersama hadapi secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, ukuran keberhasilan 

tidak semestinya hanya dilihat dari seberapa cepat api 

dapat dipadamkan setelah kebakaran terjadi. "Jauh lebih 

penting adalah seberapa kuat kita mencegah api muncul, 

seberapa cepat kita mengetahui adanya potensi 

kebakaran, dan seberapa sigap kita mengendalikan api 

sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar," jelas Wagub Sani.

"Keberadaan perusahaan di sekitar wilayah 

rawan dan lokasi kebakaran memiliki peran yang sangat 

penting. Kita membutuhkan kesiapan dan kepedulian 

bersama, baik dalam patroli, deteksi dini, kesiapan 

personel dan peralatan, maupun kecepatan dalam 

menyampaikan informasi dan melakukan penanganan 

awal ketika ditemukan titik api," pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Novriansah/Video: Reno Setiawan)

Jambi dan Provinsi Lain di Sumatra Sepakat Bentuk Forum Sumatra 10




Medan - Gubernur Jambi, Al Haris bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dan gubernur se-Sumatera mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera dalam rangka pertemuan tingkat menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Al Haris turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan berita acara pembentukan Forum Sumatera 10. 

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pembangunan antarprovinsi di Sumatera.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berkomitmen menyinkronkan rencana pembangunan dengan kebijakan nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan subregional Sumatera.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan logistik dan konektivitas antarwilayah, pembangunan ekonomi hijau, digitalisasi data pembangunan, serta peningkatan investasi dan perdagangan.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kerja sama antardaerah tersebut. Ia menilai Sumatera memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional.

“Saya mengapresiasi betul dan mengharapkan kerja sama yang dilakukan antardaerah. Pemerintah pusat juga menyusun konsep untuk membangun region Sumatera ini salah satu kekuatan ekonomi,” ujar Tito Karnavian.

Ia menambahkan, Sumatera memiliki keunggulan sumber daya alam yang luar biasa.

"Saya yakin keunggulan Sumatera itu sumber daya alamnya luar biasa baik di darat maupun yang laut," pungkasnya.

Selasa, 08 September 2026

Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara



Batang Hari - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026). 


Rapat ini turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, perwakilan unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait.


Salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut adalah kebakaran di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS), Kabupaten Batang Hari.


Al Haris menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan langkah yang terukur. 


Selain pemadaman di lapangan, pemerintah juga menyiapkan upaya modifikasi cuaca atau Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 10 September 2026 mendatang untuk membantu mengatasi kondisi cuaca yang masih menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.


“Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya,” ujar Al Haris.


Al Haris mengakui, kondisi tanpa hujan membuat penanganan karhutla semakin berat. Selain faktor cuaca, jumlah personel yang dikerahkan juga terus bertambah untuk memperkuat operasi di lapangan.


"Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih," ungkapnya.


Menurut Al Haris, seluruh unsur terkait harus terus memperkuat koordinasi dan bekerja sungguh-sungguh agar kebakaran dapat segera dikendalikan.


"Intinya kita disini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh," tegas Al Haris.


Hingga saat ini, kebakaran telah menghanguskan ratusan hektare lahan dan sejumlah titik api masih terpantau menyala.


Kondisi tersebut membuat penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat, terukur, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait. (Diskominfo Provinsi Jambi/nst/*)

Senin, 31 Agustus 2026

Lagi, Gubernur Al Haris Bersama Pangdam TIB Turun ke Kawasan Gambut Londerang Padamkan Karhutla



TANJAB TIMUR - Gubernur Jambi Al Haris kembali turun langsung ke lapangan turut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kali ini, Gubernur Al Haris bersama Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) Mayjen TNI Arief Gajah Mada meninjau sekaligus ikut menangani karhutla di Teluk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Senin (31/8/2026).

Keduanya turun langsung ke titik karhutla untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan maksimal. Dalam kunjungan tersebut, turut mendampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin serta Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim.

Karhutla di kawasan tersebut diperkirakan telah membakar sekitar 86 hektare lahan gambut, meliputi wilayah Teluk Dawan, Londerang, Manis Mato dan sekitarnya.

Di kawasan tersebut tidak lagi ditemukan titik api aktif. Namun, asap masih terlihat mengepul di sejumlah titik. Dengan kondisi api yang mulai terkendali, tim gabungan kini fokus melakukan pendinginan di seluruh area terdampak, petugas di lapangan menargetkan proses pendinginan dapat dituntaskan secepatnya.

Gubernur Al Haris mengatakan, karakter lahan gambut membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan hanya dengan menyiram permukaan menggunakan air. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan yang bertugas di lapangan. 

"Lahan gambut ini tidak sekaligus kita siram air langsung mati. Tidak. Api terus menjalar, bahkan ketika asapnya hilang, begitu kering bisa timbul lagi. Karena itu, proses pemadaman harus dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan bara api di dalam gambut benar-benar padam," kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi kerja bersama TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni hingga pihak perusahaan WKS yang ikut menangani karhutla tersebut.

"Ini gabungan dari teman-teman TNI-Polri. Hari ini langsung Pak Pangdam turun ke lapangan bersama kami, ada Pak Danrem, Karo Ops Polda Jambi, BPBD, Manggala Agni, kemudian juga dari WKS yang aktif memantau dan mengawal agar api tidak meluas," ujarnya.

Gubernur menyebut upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode. Selain menyekat titik api, tim juga membangun intake di Sungai Batanghari untuk mendukung kebutuhan air selama proses pemadaman.

"Alhamdulillah ini sudah mulai pendinginan. Luar biasa teman-teman bekerja, mulai dari menyekat titik api sampai membangun intake di Sungai Batanghari," katanya.

Gubernur Al Haris menilai penanganan karhutla di kawasan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas.

"Inilah contoh kita kolaborasi, kebersamaan di lapangan. Kalau kita cuek saja, tidak bisa. Ini rasa memiliki kita punya, kebersamaan kita ada," tegasnya.

Minggu, 30 Agustus 2026

Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Kelurahan Cempaka Putih, Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

JAMBI - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH meninjau langsung lokasi kebakaran yang menimpa warga di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pastikan bantuan segera disalurkan, Minggu (30/8/2026) sore.


Dalam kunjungan tersebut Gubernur Al Haris didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Kepala Dinas Sosial Provinsi dan Kota Jambi, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jambi, serta tokoh masyarakat setempat.

“Kita sengaja datang langsung untuk melihat kondisi masyarakat yang rumahnya mengalami kebakaran Sabtu kemaren. Ada 15 unit rumah yang hangus total dan 4 unit mengalami rusak ringan,” ujar Gubernur Al Haris.


Orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi akan berupaya memberikan bantuan dan mencari solusi terbaik bagi warga yang terdampak.

“Pemerintah tidak akan membiarkan, ini kewajiban kami membantu warga kami. Insya Allah kami akan berdiskusi untuk kelanjutannya seperti apa sambil kami mencari tempat tinggal yang baru,” ucap Gubernur Al Haris.


Gubernur Al Haris juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga. Menurutnya, selain kerugian materi, dampak psikologis dan kesehatan warga juga menjadi perhatian serius pemerintah.

“Apapun namanya musibah, dampaknya luar biasa. Trauma, kesehatan mental, dan kondisi fisik warga pasti terganggu. Apalagi saat ini musim kemarau, udara kita juga tidak sehat karena kabut asap,” kata Gubernur Al Haris.


Saat ini para korban sementara ditampung di tenda darurat yang disiapkan oleh Dinas Sosial Kota Jambi. Melihat kondisi tersebut, Gubernur Al Haris  meminta agar segera dicarikan tempat penampungan sementara yang lebih layak dan permanen.

“Saya sudah minta Kadis Sosial Provinsi dan Pak Kadis Sosial Kota Jambi segera mencarikan tempat bagi warga untuk tinggal sementara, sampai rumah mereka bisa kembali ditempati. Tidur di tenda dan di lantai tanah dalam waktu lama tentu tidak baik untuk kesehatan, apalagi anak-anak dan lansia,” tegasnya.


Untuk meringankan beban korban, Pemerintah Provinsi Jambi akan menyalurkan bantuan melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Bantuan juga akan disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Jambi. 

“Kami pemerintah, baik Provinsi maupun Kota Jambi, hadir untuk memberikan simpati dan perhatian. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan dan warga segera bangkit dari musibah ini,” pungkas Gubernur Al Haris.


Pemprov Jambi bersama Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan seluruh kebutuhan dasar korban terpenuhi hingga proses pemulihan selesai.


Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris menyerahkan secara simbolis bantuan BAZNAS Provinsi jambi senilai 50 juta dan kasur 50 lembar, selimut 50 lembar, makanan siap saji 100 paket, family kit 20 paket, makanan anak 56 paket, terpal 20 lembar. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan pakaian, perlengkapan mandi, perlengkapan tidur, makanan, serta kebutuhan lainnya untuk membantu warga selama berada di masa tanggap darurat.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, pada saat mendampingi Gubernur Al Haris menjelaskan, untuk tahap awal, Pemerintah Kota Jambi telah menyalurkan bantuan kepada setiap kepala keluarga terdampak. 

“Untuk saat ini dari Pemerintah Kota, sesuai arahan Bapak Wali Kota sudah menyampaikan bantuan sekitar 2 juta per rumah per KK. Dari rekan-rekan BAZNAS juga ikut menyalurkan bantuan,” jelasnya.


Selain bantuan tunai, Pemkot Jambi juga menyiapkan skema pemulihan rumah warga. Rekonstruksi rumah akan segera dievaluasi dan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). 

Selasa, 25 Agustus 2026

Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan


Sarolangun – Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Selasa (25/08/2026).


Al Haris datang untuk memastikan proses pemadaman dan penanganan karhutla berjalan maksimal. Ia bahkan ikut turun memadamkan api bersama Bupati Sarolangun, Wakil Bupati Sarolangun, Ketua DPRD Sarolangun, Kapolres Sarolangun, Dandim 042 Sarko dan petugas di lapangan.


Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan. Kondisi ini menjadi perhatian karena lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut yang berpotensi kembali terbakar jika bara api masih tersisa di dalam tanah.


Di sela-sela penanganan, Al Haris langsung menghubungi Satgas udara untuk meminta dukungan waterbombing. Pesawat tersebut dibutuhkan untuk membantu proses pendinginan di titik-titik yang masih berpotensi memunculkan api.


"Ini api sudah dapat dikendalikan, ini butuh waterbombing untuk pendinginan," ujar Al Haris.


Menurut Al Haris, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Sejumlah unsur telah diterjunkan ke lokasi, mulai dari Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, TNI, Polri hingga unsur pemerintah daerah.


"Hari ini kami dengan Bupati Sarolangun, Pak Dandim, Kapolres, Kejari, Ketua DPRD, Kepala BPBD Provinsi Jambi, kami langsung ke lokasi tempat Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun," kata Al Haris.


Gubernur menjelaskan, kebakaran telah terjadi sejak sehari sebelumnya dan melanda sejumlah lahan masyarakat. Karena berada di kawasan gambut, proses pemadaman tidak bisa dilakukan secara cepat dan membutuhkan pendinginan secara menyeluruh.


"Ini saat ini sedang dilakukan pendinginan. Karena ini lahan gambut sehingga tidak mudah untuk memadamkan apinya. Kita masih butuh waterbombing dan mudah-mudahan segera dipadamkan," ujarnya.


Al Haris juga meminta seluruh petugas tetap siaga setelah api berhasil dipadamkan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan petugas harus menjadi perhatian selama proses penanganan karhutla.


"Petugas yang di lapangan juga minta diperhatikan makanannya, keselamatan dan kesehatan. Minta pos kesehatan siaga dekat sini," tegasnya.


Al Haris turut mengajak masyarakat ikut membantu mencegah meluasnya karhutla. Ia berharap dengan kekuatan tim yang solid, api di Lubuk Kepayang dapat segera benar-benar padam dan tidak kembali muncul.


Selain meninjau langsung penanganan karhutla, Al Haris juga memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak kebakaran di sekitar lokasi.


"Kita berharap seluruh masyarakat juga membantu kita. Ada Manggala Agni, juga Masyarakat Peduli Api, lengkap semuanya. Mudah-mudahan dengan tim yang solid ini insyaallah secepat mungkin api dipadamkan.

Selasa, 18 Agustus 2026

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Kompak Kenakan Pakaian Adat Nusantara


TANJAB BARAT -  Semarak warna-warni budaya Nusantara tumpah ruah mewarnai Kota Kuala Tungkal. Beragam pakaian adat, atraksi seni, dan kreativitas peserta berpadu dalam kemeriahan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Suasana semakin meriah dengan antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai hingga Rumah Dinas Bupati, tempat Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menyaksikan langsung kemeriahan tersebut, Selasa (18/08).


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa Pawai Budaya merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menampilkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya yang ada di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


“Pawai budaya ini merupakan salah satu upaya kita untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan UMKM, termasuk perhotelan, toko, rumah makan, serta sektor usaha lainnya,” ujar Bupati.


Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan Pawai Budaya. Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kuatnya semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


“Kami atas nama Pemerintah Daerah bersama Forkopimda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta Pawai Budaya yang telah menampilkan keanekaragaman budaya Indonesia, khususnya budaya yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ungkapnya.


Pawai Budaya diikuti oleh peserta dari berbagai kategori, mulai dari pelajar, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum. Beragam pakaian adat, kesenian, atraksi budaya, serta kreativitas peserta turut menghiasi sepanjang rute pawai. Ratusan masyarakat juga antusias memadati sejumlah titik di sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan berbagai penampilan yang disuguhkan.


Selain Bupati dan Ketua TP PKK, kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Anggota DPRD, unsur Forkopimda beserta istri, Sekretaris Daerah, Ketua GOW, Ketua DWP, para Pejabat Tinggi Pratama beserta istri, serta tamu undangan lainnya.


Kemeriahan Pawai Budaya tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya, mempererat persatuan, sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Senin, 17 Agustus 2026

Anwar Sadat Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI




TANJAB BARAT - Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berkobar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hujan gerimis yang turun saat upacara berlangsung tidak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan khidmat. Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kuala Tungkal, Senin (17/08). Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bertindak sebagai Inspektur Upacara.


Dalam upacara tersebut, Bupati membacakan teks Pancasila dan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat membacakan Pembukaan UUD 1945, sementara pengibaran Sang Merah Putih berlangsung khidmat diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Doa dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Upacara dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda beserta istri, Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Ketua GOW, Ketua DWP, pejabat daerah, pelajar, mahasiswa, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.


Semangat kemerdekaan juga ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih secara simbolis kepada lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan pelajar. Penyerahan tersebut menjadi simbol persatuan sekaligus pengingat pentingnya menjaga kemerdekaan melalui kecintaan terhadap tanah air dan kontribusi nyata bagi bangsa.


Pada kesempatan yang sama, diserahkan Remisi Umum I dan Remisi Umum II kepada 349 warga binaan pemasyarakatan. Pemberian remisi menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan kembali berkontribusi di tengah masyarakat.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan meneguhkan komitmen bersama dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, pengabdian, dan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pejabat daerah, peserta, dan undangan sebagai wujud kebersamaan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dari Alun-Alun Kuala Tungkal, semangat Merah Putih terus berkibar. Kemerdekaan dijaga dengan persatuan dan diisi dengan karya nyata untuk Tanjung Jabung Barat yang semakin maju.


Sabtu, 15 Agustus 2026

Paskibra Tanjab Barat Resmi Dikukuhkan Bupati Anwar Sadat

 


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengukuhkan 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung khidmat di Halaman Rumah Dinas Jabatan Bupati, Sabtu (15/08).


Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Anwar Sadat selaku Pembina Upacara. Dalam prosesi tersebut, Bupati membacakan Pernyataan Pengukuhan Anggota Paskibraka Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.


Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengucapan Ikrar Kebangsaan Republik Indonesia, penyematan Lencana Merah Putih Garuda, serta pemasangan kendit secara simbolis kepada pemimpin upacara oleh Pembina Upacara.


Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, kehormatan, dan semangat kebangsaan.


"Kalian adalah generasi terpilih. Jaga kehormatan, jaga nama baik daerah, dan tunjukkan pengabdian terbaik pada saat bertugas nanti," ujar Bupati.


Bupati juga mengingatkan para anggota Paskibraka untuk menjadikan disiplin dan kebersamaan sebagai karakter dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda.


"Pada hari ini kalian diberi amanah serta kehormatan besar untuk membawa dan mengibarkan Bendera Merah Putih. Untuk itu, jadikan disiplin sebagai karakter, bangun kebersamaan dan semangat kebangsaan, terus belajar dan tingkatkan prestasi, serta jauhi narkoba. Jadilah teladan bagi generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan cinta tanah air," lanjutnya.


Selain itu, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pelatih dan pembina Paskibraka yang telah memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para anggota Paskibraka.


Bupati berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjadi kebanggaan orang tua dan mampu menjadi generasi yang tangguh dalam meneruskan estafet pembangunan bangsa.


"Tunjukkan bahwa anak-anak Paskibraka adalah anak-anak yang tangguh untuk estafet bangsa," ujarnya.


Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama pimpinan daerah serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan.


Turut hadir Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Katamso, SA, S.E., M.E., Ketua DPRD yang diwakili Ketua Komisi II H. Syufrayogi Syaiful, S.IP., M.H., Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., Kapolres yang diwakili Wakapolres Kompol Andi Musahar, S.H., M.H., Kajari yang diwakili Kasi Pidsus Agrin Nico Reval, S.H., KPN yang diwakili Hakim Dipa Rivaldi, S.H., M.H., Dandim yang diwakili Danramil Ilir, Kantor Pengadilan Agama, para Pejabat Tinggi Pratama, Ketua GOW GOW, Ketua DWP, para pelatih Paskibraka; orang tua/wali anggota Paskibraka, serta tamu undangan lainnya.

Blusukan Pakai Vespa, Anwar Sadat Antar Ratusan Paket Sembako



 TANJAB BARAT - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan HUT Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. menggelar aksi sosial blusukan mengendarai Vespa untuk membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (15/08).


Didampingi rombongan Komunitas Vespa, Bupati Anwar Sadat menyusuri jalanan Kota Kuala Tungkal hingga masuk ke lorong-lorong pemukiman warga. Pembagian bantuan sosial ini dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door) agar bantuan tepat sasaran. Di sela-sela penyerahan paket sembako, Bupati menyapa warga secara ramah, menanyakan kondisi kesehatan mereka, serta meninjau lingkungan pemukiman sekitar.


Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa aksi berkendara santai (slow riding) sambil berbagi ini merupakan bentuk kepedulian dan tali asih bersama para pecinta otomotif kepada warga yang sedang membutuhkan uluran tangan.


"Kegiatan slow riding ini adalah wujud tali asih dari kita bersama komunitas Vespa untuk saudara-saudara kita yang kurang beruntung, seperti para janda dan anak yatim yang ditinggalkan orang tua. Ini adalah momentum berbagi dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat," kata Bupati Anwar Sadat.


Aksi blusukan ini diawali dari halaman Rumah Dinas Bupati Tanjab Barat, di mana Bupati melepas keberangkatan slow riding gabungan berbagai komunitas motor di Kuala Tungkal, seperti Komunitas Vespa, BM Garage Style, dan Komunitas 2-Tak dan komunitas motor lainnya.


Setelah seremonial pelepasan, rombongan gabungan komunitas motor lainnya melanjutkan slow riding menuju destinasi Wisata Embung di Desa Muntialo. Sementara Bupati Anwar Sadat bersama Komunitas Vespa bergerak menyusuri kawasan Kuala Tungkal untuk menyerahkan bantuan sembako.


Dalam laporannya, perwakilan panitia pelaksana kegiatan, Kartanto, S.Kom.I., menjelaskan bahwa penyelenggaraan slow riding ini mengusung tiga agenda utama, pertama memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI dan HUT Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


"Kedua Mempererat tali silaturahmi antar-komunitas motor (bikers) yang ada di Kuala Tungkal dan ketiga memperkenalkan dan mempromosikan destinasi Wisata Embung Desa Muntialo kepada masyarakat luas," tambahnya


Kegiatan ini turut diikuti Kapolres Tanjab Barat, Wakapolres Tanjab Barat, Anggota Komisi II DPRD Tanjab Barat H. Suprayogi, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Kepala Dinas Perikanan, Kepala BKAD, Kepala Dinas Perhubungan, Sekretaris Dinas Kominfo, serta perwakilan Satpol PP Tanjab Barat.

Jumat, 14 Agustus 2026

Esbeye Semarakkan Malam HUT Tanjab Barat

 


KUALA TUNGKAL - Semangat kemerdekaan dan rasa syukur atas perjalanan 61 tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyatu dalam kemeriahan Malam Hiburan Rakyat yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Alun-Alun Kuala Tungkal, Jumat (14/08) malam.


Di tengah semarak merah putih menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat juga diajak merayakan perjalanan 61 tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dua momentum bersejarah tersebut berpadu dalam sebuah malam yang penuh kegembiraan, kebersamaan, dan rasa syukur.


Bukan sekadar pertunjukan hiburan, Malam Hiburan Rakyat menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah dan masyarakat. Di tempat yang sama, seluruh lapisan masyarakat melebur tanpa sekat, menikmati rangkaian acara sekaligus mempererat tali silaturahmi.


Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Gubernur Jambi Dr. Mhd. Fery Kusnadi, Sp.OG., M.M., yang mewakili Gubernur Jambi, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H.


Turut hadir Wakil Bupati bersama Ketua GOW, Sekretaris Daerah bersama Ketua DWP, jajaran Forkopimda, kepala OPD, para kepala bagian Setda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tamu undangan, serta ribuan masyarakat yang memenuhi kawasan Alun-Alun Kuala Tungkal.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat mengungkapkan rasa syukur karena peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat dirayakan bersama masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan.


“Alhamdulillah, pada malam yang istimewa ini kita dapat hadir bersama masyarakat dari berbagai wilayah untuk menikmati hiburan rakyat. Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menghadirkan Alma Esbeye beserta tim manajemen untuk turut memeriahkan rangkaian perayaan di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan,” ujar Bupati.


Menurutnya, peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat bukan hanya tentang bertambahnya usia daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pembangunan sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk membawa daerah semakin maju.


“Mudah-mudahan melalui momentum Hari Ulang Tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61, daerah yang kita cintai ini senantiasa mendapat rahmat dan karunia Allah SWT serta menjadi kabupaten yang semakin maju, aman, sejahtera, dan diberkahi,” harapnya.


Semangat yang sama juga tercermin dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi masyarakat, kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang melalui upacara dan seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui kebersamaan, kepedulian, persatuan, serta semangat membangun daerah.


Karena itu, Bupati mengajak masyarakat menjadikan momentum perayaan tersebut sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan menjaga lingkungan bersama.


“Mari kita jaga Alun-Alun Kuala Tungkal agar tetap bersih dan nyaman hingga kegiatan selesai. Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menjaga keselamatan dan keamanan selama kegiatan berlangsung,” pesannya.


Semarak hiburan malam itu diawali dengan tausiah yang disampaikan Ustaz KH. Fakhruddin Nur. Di tengah suasana perayaan, masyarakat diajak sejenak merenungkan makna kebersamaan dan pentingnya membangun kehidupan sosial yang dilandasi kasih sayang.


Mengutip nasihat Imam Yunus bin Ubaid rahimahullah, Ustaz KH. Fakhruddin mengingatkan bahwa kualitas kehidupan masyarakat akan semakin baik apabila setiap orang mampu menumbuhkan kasih sayang, keramahan, dan sikap saling menghormati.


“Mari kita hidup dengan kasih sayang. Jangan bermarah-marahan. Saling ramah dan saling menghormati. Jika kita mampu bersikap ramah kepada orang lain, insyaallah kebaikan kita akan semakin meningkat,” pesannya.


Ia menekankan bahwa semangat persaudaraan harus dimulai dari lingkungan terdekat, baik keluarga maupun masyarakat. Keramahan dan kepedulian juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.


“Apabila kita semua dapat melayani sesama dengan keramahan, insyaallah kehidupan kita akan semakin baik. Derajat, kedudukan, dan kebaikan kita pun akan semakin meningkat,” ujarnya.


Pesan tersebut seakan melengkapi makna perayaan malam itu. Di tengah kegembiraan memperingati kemerdekaan dan hari jadi daerah, masyarakat diingatkan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan program pemerintah, tetapi juga melalui persatuan, kepedulian, dan akhlak masyarakatnya.


Usai tausiah, suasana Alun-Alun Kuala Tungkal berubah semakin meriah. Penampilan Alma Esbeye yang menjadi bintang tamu utama langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat.


Sorak dan tepuk tangan penonton mengiringi penampilan di atas panggung. Masyarakat yang telah memadati kawasan acara larut dalam suasana penuh kegembiraan.


Penampilan yang berlangsung interaktif tersebut semakin mempererat suasana kebersamaan. Bupati Anwar Sadat bersama Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat juga turut berinteraksi dengan masyarakat, menambah keakraban dalam malam perayaan tersebut.


Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian doorprize. Beragam hadiah yang disiapkan panitia menjadi kejutan bagi masyarakat sekaligus menambah semangat dan antusiasme penonton hingga acara berakhir.


Malam itu, Alun-Alun Kuala Tungkal bukan hanya menjadi pusat hiburan, tetapi berubah menjadi ruang kebersamaan. Masyarakat datang membawa semangat yang sama: merayakan kemerdekaan Indonesia sekaligus mensyukuri perjalanan 61 tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Dari panggung hiburan hingga kerumunan masyarakat, semangat merah putih dan kecintaan terhadap daerah terasa menyatu. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, sementara Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat menjadi kesempatan untuk mensyukuri perjalanan daerah dan menatap masa depan dengan optimisme.


Malam Hiburan Rakyat tersebut akhirnya menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana kemerdekaan dan hari jadi daerah dapat dirayakan bersama: dengan kegembiraan, persaudaraan, silaturahmi, dan rasa syukur.


Alun-Alun Kuala Tungkal pun menjadi saksi bahwa semangat membangun daerah tidak hanya tumbuh dari ruang-ruang pemerintahan, tetapi juga dari kebersamaan masyarakat.


Di bawah semarak perayaan kemerdekaan, masyarakat Tanjung Jabung Barat kembali meneguhkan satu semangat: bersama menjaga persatuan, bersama membangun daerah, dan bersama melangkah menuju Tanjung Jabung Barat yang semakin maju, aman, sejahtera, dan diberkahi

Senin, 10 Agustus 2026

Anwar Sadat Pimpin Apel HUT Tanjab Barat ke - 61

 


Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61 dengan menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat di Alun-alun Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Senin, (10/8).


Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dan dihadiri Wakil Bupati Katamso, S.A., S.E., M.E, Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua Persit, Ketua Bayangkari, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta tokoh masyarakat.


Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa usia 61 tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah menunjukkan banyak kemajuan di berbagai bidang.


"61 tahun sudah perjalanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah menunjukkan banyak kemajuan di berbagai bidang. Kemajuan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perikanan, pertanian, UMKM, dan tata kelola pemerintahan," ujar Bupati.


Bupati menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama, pengabdian, dan perjuangan para pendahulu serta seluruh elemen masyarakat.


Beberapa indikator pembangunan juga menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Tanjung Jabung Barat terus mengalami perbaikan hingga di angka 5,28%.


"Salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Daerah terus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan keterampilan, akses pembiayaan, legalitas usaha, dan sertifikasi produk," jelasnya.


Sebelum mengakhiri pidatonya, Bupati menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendiri daerah, Bupati dan Wakil Bupati terdahulu, TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi untuk kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Rangkaian Kegiatan HUT ke-61

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan dua agenda penting.


Pertama, Pelepasan Peserta Jambore Nasional asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bupati secara simbolis melepas keberangkatan para peserta yang akan mewakili Tanjab Barat di tingkat nasional. 


"Jaga nama baik daerah, tunjukkan semangat dan kekompakan. Jadikan Jambore ini sebagai ajang belajar dan membawa pulang prestasi untuk Tanjab Barat," pesan Bupati.


Kedua, Pemberian Penghargaan kepada Lurah dan Kepala Desa Berprestasi  tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah atas dedikasi dan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.


Adapun penerima penghargaan tersebut yaitu: 

1.  Juara I Kelurahan: Alfizan Fajri,S.STP, ME - Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir

2.  *Juara II Kelurahan*: Ibrahim, S.Sos.I - Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam  

3.  *Juara III Kelurahan*: Surapto - Kelurahan Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam

4.  *Juara I Desa*: Rahmin - Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik

5.  *Juara II Desa*: Hasipni - Desa Merlung, Kecamatan Merlung

6.  *Juara III Desa*: Nuraina, S.Ak - Desa Sungai Rotan, Kecamatan Renah Mendaluh


Total dana pembinaan yang diserahkan sebesar *Rp12.000.000*.


"Selamat kepada para Lurah dan Kades yang berprestasi. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadi teladan bagi desa dan kelurahan lainnya," tambah Wakil Bupati Katamso.


Upacara dan rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa bersama dan sesi foto bersama.


Dengan semangat HUT ke-61, Pemkab Tanjab Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mewujudkan Tanjung Jabung Barat yang BERKAH Madani.

Jumat, 07 Agustus 2026

Aksi Nyata, Anwar Sadat Pimpin Apel dan Gotong Royong Serentak

TANJAB BARAT — Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memimpin Apel Bersama dan Gotong Royong Serentak Gerakan Pramuka se-Kwartir Cabang (Kwarcab) Tanjung Jabung Barat yang dipusatkan di Alun-Alun Kuala Tungkal, Jumat (07/08).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 ini sekaligus menjadi momentum pelepasan aksi bersih-bersih massal yang melibatkan ratusan anggota Pramuka bersama unsur Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pelestarian budaya gotong royong.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, unsur Forkopimda, para Pejabat Tinggi Pratama, para Pejabat Administrator di lingkungan Sekretariat Daerah, jajaran Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat, para Ketua Kwartir Ranting, Pembina Pramuka, serta ratusan anggota Pramuka dari golongan Penggalang, Penegak, hingga Pandega.

Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan sekadar identik dengan seragam, baris-berbaris, maupun kegiatan berkemah. Menurutnya, Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter yang mengajarkan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat melalui pengamalan Dasa Darma.

"Dasa Darma kedua mengajarkan kita untuk cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, sementara Dasa Darma kelima mengajarkan kita untuk rela menolong dan tabah. Hari ini adik-adik Pramuka membuktikan bahwa Dasa Darma tidak hanya dihafalkan, tetapi benar-benar diamalkan melalui aksi nyata di lapangan," ujar Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa semangat gotong royong merupakan warisan luhur bangsa yang harus terus dipelihara. Menurutnya, nilai kebersamaan inilah yang dahulu menjadi kekuatan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan, sekaligus menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Kepada adik-adikku para generasi muda, tunjukkan bahwa Pramuka Tanjab Barat adalah garda terdepan yang peduli terhadap lingkungan, tangguh, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah. Jika pemuda dan pemerintah bersatu, tidak ada tantangan yang tidak bisa kita selesaikan bersama," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, jajaran Forkopimda, para pembina, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan menjadi amal ibadah sekaligus wujud kecintaan terhadap Tanah Air, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dan Gerakan Pramuka.

Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh jajaran Pramuka atas semangat dan antusiasme mereka dalam menjaga kebersihan fasilitas umum serta memperindah wajah Kota Kuala Tungkal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menerima bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Bank Jambi dalam bentuk pemeliharaan kendaraan armada pengangkutan sampah.

Usai apel, Bupati bersama Wakil Bupati, unsur Forkopimda, dan ratusan anggota Pramuka langsung turun ke lapangan melaksanakan aksi gotong royong dengan menyisir sejumlah titik strategis di Kota Kuala Tungkal untuk membersihkan sampah, khususnya sampah plastik.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran aksi bersih-bersih meliputi Jalan Sriwijaya dan Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari depan Kantor Bupati), kawasan Pasar Parit Satu, jalur menuju Water Front City (WFC), Jalan Merdeka, Jalan Asia, hingga kawasan Masjid Raya Kuala Tungkal.

Sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya dimasukkan ke dalam kantong sampah yang telah disiapkan panitia sebelum diangkut menuju tempat pembuangan akhir.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Gerakan Pramuka bersama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan, memperkuat semangat gotong royong, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan daerah. (Adv)

Selasa, 28 Juli 2026

UAS Serahkan Langsung Bantuan Korban Angin Puting Beliung



 Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Selasa (28/7).


Kedatangan Bupati bersama rombongan disambut antusias oleh masyarakat dan perangkat desa setempat. Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terhadap masyarakat yang terdampak musibah.


Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Camat Betara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Desa Pematang Buluh, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta masyarakat penerima bantuan.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah angin puting beliung yang melanda Desa Pematang Buluh beberapa waktu lalu.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah angin puting beliung yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Pematang Buluh. Saya memahami musibah ini telah menimbulkan berbagai kerugian, baik kerusakan rumah, harta benda, maupun rasa takut dan ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.


Bupati mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab dalam memberikan dukungan kepada warga yang sedang mengalami musibah.


“Hari ini kami menyerahkan bantuan secara simbolis berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan mi instan, bantuan pakaian sekolah, serta bantuan uang tunai dari Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat kepada warga terdampak. Nilai bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi bukti bahwa pemerintah selalu hadir dan tidak pernah meninggalkan warganya,” lanjut Bupati.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.


“Mari kita tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Perkuat semangat gotong royong dan saling membantu antarsesama. Jangan biarkan musibah ini memecah persatuan kita. Saya yakin, dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh masyarakat, Desa Pematang Buluh akan segera pulih dan bangkit kembali,” pesannya.


Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa berdoa agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.


“Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan ketabahan kepada kita semua, serta mengganti musibah ini dengan keberkahan dan rezeki yang lebih baik. Aamiin,” tutup Bupati.

Nelayan Tanjab Barat Dilatih Membaca Cuaca


TANJAB BARAT :  Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., membuka secara resmi kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) BMKG Jambi Tahun 2026 yang mengusung tema “Dengan SLCN, Nelayan Hebat, Selamat, dan Sejahtera” di Aula Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Selasa (28/7/).


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi kepada BMKG, khususnya Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, yang telah mengalokasikan program penting ini di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


"Melalui SLCN ini, kita ingin mengubah paradigma dan mentalitas nelayan dari yang semula berprinsip 'melaut mencari ikan' menjadi 'melaut menangkap ikan'. Dengan memanfaatkan informasi cuaca, efisiensi dan keselamatan nelayan akan jauh lebih terjamin," ujar Bupati.


Ia juga berpesan kepada seluruh peserta mulai dari nelayan, penyuluh perikanan, pengurus HNSI, hingga jajaran teknis dari Dishub, KSOP, BPBD, dan SAR agar memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin.


"Saya minta seluruh peserta menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Bentuklah komunitas nelayan sadar cuaca yang aktif berbagi informasi resmi dari BMKG agar kelompok nelayan di Tanjung Jabung Barat semakin tangguh dan mandiri," tegasnya.


Bupati menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen penuh mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan keselamatan, produktivitas, serta kesejahteraan masyarakat pesisir.


Melalui pembekalan materi SLCN ini, para nelayan diajarkan cara membaca navigasi cuaca dan kondisi perairan secara mandiri, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dan aman sebelum melaut.


Turut hadir dalam pembukaan tersebut Tim Tenaga Ahli Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, Kabag Ops Polres Tanjung Jabung Barat, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kalaksa BPBD, anggota DPRD Tanjung Jabung Barat, serta puluhan nelayan peserta SLCN 2026.

Senin, 13 Juli 2026

Bupati UAS Apresiasi Kepedulian Petrochina



 Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan dari PetroChina International Jabung Ltd bagi warga terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau. Penyerahan bantuan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Senin (13/07) malam.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PetroChina atas kepedulian serta sinergi yang ditunjukkan dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami musibah.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya mengucapkan terima kasih kepada PetroChina yang telah membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dan wujud kehadiran perusahaan di tengah masyarakat," ujar Bupati.


Bupati juga menyampaikan rasa prihatin kepada seluruh korban kebakaran. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan pasca-musibah. Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta menggunakan peralatan memasak secara hati-hati.


Sementara itu, perwakilan PetroChina, Lasno selaku Government and Relations Superintendent, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana atau musibah.


Menurutnya, penyaluran bantuan melalui Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan bentuk kepercayaan kepada pemerintah daerah yang dinilai paling memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan, sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran, efektif, dan transparan.


"Kami percaya Pemerintah Daerah memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memastikan bantuan ini sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, sinergi antara PetroChina dan Pemerintah Daerah menjadi langkah strategis dalam penyaluran bantuan," ujar Lasno.


Penyerahan bantuan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sektor swasta dalam memperkuat kepedulian sosial serta membantu masyarakat yang terdampak musibah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala OPD, Camat Pengabuan, Lurah Teluk Nilau, serta masyarakat penerima bantuan.

Gubernur Al Haris Siap Berlaga Lawan Tim Urawa


Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris, dijadwalkan membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola Urang Awak (Urawa) VI se-Sumatera yang akan digelar di Stadion Swarna Bhumi Jambi, pada Sabtu (22/8/2026) mendatang.

"Nanti tanggal 22 insyaallah pagi kita akan membuka turnamen sepak bola Urawa di Stadion Swarna Bhumi," kata Al Haris saat pertemuan dengan tim Urawa Legend.


Dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi tersebut turut dihadiri Kadis Kominfo Jambi Ariansyah, Ketua Panitia Pelaksana Indra Martinus, Sesepuh Urawa Jambi Sofriadi, serta Firma Satria.


Nantinya, Gubernur Al Haris tak hanya membuka turnamen sepak bola. Namun, orang nomor satu di Provinsi Jambi itu juga dijadwalkan akan turun langsung ke lapangan hijau untuk mengikuti laga persahabatan antara Tim Gubernur Jambi melawan Urawa.


Turnamen Urawa Cup VI ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Agustus 2026. Ajang ini akan mempertemukan delapan tim, terdiri atas enam tim perwakilan dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera, serta dua tim dari Singapura dan Malaysia.


Turnamen tersebut dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris sekaligus turun langsung ke lapangan untuk melakukan pertandingan persahabatan dengan Tim Urawa Legend. (Adv)

Rabu, 08 Juli 2026

Gubernur Al Haris Pimpin Rapat Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Triwulan II TA 2026


JAMBI - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bersama seluruh pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi melaksanakan Rapat Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Provinsi Jambi Triwulan II Tahun Anggaran 2026, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (08/07/2026) malam.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Al Haris ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd,I, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH, para asisten dan staf ahli serta kepala OPD dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi. Kegiatan ini bertujuan meninjau capaian fisik dan keuangan program pembangunan, mengidentifikasi hambatan pelaksanaan, serta menyusun langkah percepatan dan perbaikan untuk memastikan target RPJMD dan capaian APBD 2026 tercapai tepat waktu.

Ada beberapa poin pembahasan utama pada rapat yang dilaksanakan secara tertutup ini, antara lain: - Evaluasi capaian fisik dan serapan anggaran triwulan II 2026 untuk program prioritas. - Identifikasi proyek yang tertunda serta rencana percepatan penyelesaian pekerjaan. - Langkah koordinasi antar-pemangku kepentingan untuk mengatasi permasalahan pengadaan dan pembayaran. - Penguatan monitoring dan evaluasi serta pelaporan berkala untuk memastikan akuntabilitas.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya sinergi antar OPD dan untuk mengakselerasi realisasi kegiatan strategis bisa tercapai sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. 

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris meminta seluruh kepala OPD memberikan laporan capaian secara transparan dan mengajukan solusi konkret untuk setiap kendala yang ditemukan.

Dan untuk para OPD yang ada pos penerimaan Gubernur Al Haris menekankan agar bekerja secara maksimal untuk meningkatkan penerimaan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD).  

Selain itu, Gubernur Al Haris juga mengingatkan pentingnya menjaga tata kelola anggaran yang baik serta memperhatikan aspek keberlanjutan dan manfaat langsung bagi masyarakat. 

“Kita harus pastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberi manfaat nyata bagi warga Jambi—baik dari segi infrastruktur yang lebih baik, layanan kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan, maupun mutu pendidikan yang meningkat,” ujar Gubernur Al Haris.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk mempercepat realisasi program yang belum mencapai target dan memperbaiki mekanisme pelaporan sehingga evaluasi selanjutnya menunjukkan perbaikan signifikan. 

Senin, 06 Juli 2026

Hj Fadhilah Sadat Resmi Luncurkan SPM

 


Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menghadiri sekaligus meluncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Percontohan Posyandu Cempaka II di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Senin (06/07).


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Betara, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), Camat Betara beserta jajaran, Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan, Staf Ahli TP PKK Kabupaten, Kepala Desa Pematang Lumut beserta perangkat desa, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Betara beserta jajaran, para kader Posyandu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat Desa Pematang Lumut.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga Posyandu Cempaka II ditetapkan sebagai Posyandu 6 SPM Percontohan di Kecamatan Betara. Menurutnya, Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan dasar yang paling dekat dengan masyarakat.


Bupati menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan paling mendasar yang menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Tanpa kondisi kesehatan yang baik, masyarakat akan sulit memperoleh pendidikan yang optimal maupun meningkatkan taraf perekonomian.


"Kesehatan merupakan kebutuhan paling mendasar. Tidak ada artinya memiliki banyak harta apabila kondisi kesehatan tidak terjaga. Oleh karena itu, keberadaan Posyandu menjadi sangat penting dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat," ujar Bupati.


Bupati menjelaskan, transformasi Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta bidang sosial.


Melalui Posyandu 6 SPM, masyarakat tidak hanya memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, balita, remaja, dan lanjut usia, tetapi juga mendapatkan edukasi, pendampingan, serta berbagai pelayanan dasar lainnya secara terpadu.


Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh OPD pengampu enam bidang SPM untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan Posyandu 6 SPM. Ia juga mendorong para kader Posyandu agar terus berinovasi, termasuk memanfaatkan lahan pekarangan melalui penanaman sayuran dan budidaya ikan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.


Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menyampaikan bahwa transformasi Posyandu merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang mengamanatkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa penyelenggara enam bidang Standar Pelayanan Minimal.


Menurutnya, transformasi tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan pelayanan dasar yang semakin lengkap, terpadu, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi masyarakat.


Ia juga mengajak seluruh Tim Pembina Posyandu, kader Posyandu, serta OPD pengampu untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat sinergi lintas sektor, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Posyandu 6 SPM hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pihak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.


Dalam laporannya, Hj. Fadhilah Sadat menyampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini memiliki 276 Posyandu, dengan 233 di antaranya telah bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM. Hingga kini baru dua Posyandu yang diresmikan sebagai Posyandu 6 SPM Percontohan, yakni di Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara. Ia berharap Posyandu Cempaka II dapat menjadi model bagi Posyandu lainnya, baik dari aspek pelayanan, administrasi, inovasi, maupun partisipasi masyarakat.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan naskah komitmen bersama dalam mendukung implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Betara yang disaksikan langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Selanjutnya, Bupati bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten meninjau seluruh stan pelayanan Posyandu 6 SPM untuk melihat secara langsung pelaksanaan layanan pada masing-masing bidang.


Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan secara simbolis kepada balita stunting dan underweight, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta lanjut usia. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan dasar yang semakin terpadu dan berkelanjutan.

Anwar Sadat Tinjau Langsung Dermaga Apung Ambruk di Tanjung Senjukang



 Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung kondisi dermaga apung yang mengalami kerusakan parah hingga ambruk di Desa Tanjung Senjulang, Kecamatan Bram Itam, Senin (06/07).


Peninjauan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat atas laporan masyarakat terkait rusaknya infrastruktur vital yang menjadi akses transportasi air dan penghubung aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.


Dermaga apung yang dibangun pada tahun 2018 itu mengalami pelapukan akibat usia bangunan dan tingginya intensitas penggunaan.


Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, kondisi dermaga apung terlihat sangat memprihatinkan. Sebagian besar struktur logam mengalami korosi dan keropos di sejumlah titik.


Saat air pasang, bagian depan dermaga turut tenggelam sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat, khususnya pengguna transportasi air (pompong), bahkan berpotensi membahayakan keselamatan.


Dalam keterangannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa secara keseluruhan struktur bangunan halte dermaga masih dalam kondisi layak, namun perbaikan harus segera dilakukan agar fasilitas tersebut kembali aman digunakan masyarakat.


"Kami sudah meninjau langsung ke lokasi. Secara struktur halte masih baik, namun kita akan segera melakukan perbaikan. Saat ini kami menunggu kondisi air sedikit surut, sehingga diperkirakan dalam dua hingga tiga hari ke depan pekerjaan sudah bisa dimulai," ujar Bupati.


Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan mengoordinasikan percepatan penanganan bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sehingga proses perbaikan dapat segera dilaksanakan demi mengembalikan kelancaran mobilitas masyarakat.


Selain itu, Bupati berharap setelah diperbaiki nantinya, pengelolaan dermaga dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah desa agar pemeliharaan fasilitas dapat berlangsung secara berkelanjutan.


"Harapan kami, halte dermaga ini nantinya dapat dikelola secara mandiri oleh desa. Pembiayaan perawatannya bisa bersumber dari desa maupun dari kontribusi para penambang atau pengguna jasa transportasi, sehingga fasilitas ini tetap terawat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tambahnya.


Sembari menunggu proses perbaikan dimulai, Bupati mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melintasi area dermaga demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Camat Bram Itam, para Kepala Desa se-Kecamatan Bram Itam, Kepala Desa Tanjung Senjulang beserta perangkat desa, serta tokoh dan masyarakat setempat.

© Copyright 2026 Tigasisi.id | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved