-->

Berita Terbaru

Rabu, 09 September 2026

Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani: Kendalikan Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak


Jambi - Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan kekuatan dan sumber daya dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri dan mengikuti

Rapat Koordinasi Penanganan

Kebakaran Lahan Dengan Perusahaan 

Sekitar Lahan Kebakaran Bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI.Diaz Faisal Malik Hendropriyono, B.Sc., M.P.A., 

M.B.A., M.A., Ph.D, bertempat di VIP room Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (04/09/2026).


Pada kesempatan ini Wakill Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) sekaligus Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Diaz Hendropriyono meminta  perusahaan konsesi di Jambi melakukan peremajaan sekat kanal untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di wilayah Jambi. 

"Saya minta beberapa perusahaan yang ada di Jambi walaupun di luar konsesi mereka untuk ikut membantu membuat sekat kanal, membantu mentransfer (mengalirkan) air, dari sungai-sungai terdekat," kata Wamen. 


Menurut dia, program peremajaan kanal yang mulai mengalami pendangkalan dinilai penting untuk mengaliri, memasok air dari sungai terdekat ke wilayah rawan atau terdampak kebakaran khususnya di area lahan gambut.


Untuk itu, dirinya meminta perusahaan lain di Jambi, terutama yang berada di sekitar area konsesi dapat mencontoh perusahaan yang telah menerapkan sistem transfer air dari sungai terdekat. 


Wamen menambahkan, untuk menekan peristiwa karhutla, pemerintah melalui Kementerian LH tengah menyusun surat edaran moratorium untuk memblokir seluruh aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar, tanpa pengecualian.


Wamen mengungkapkan, peraturan daerah (perda) yang sebelumnya mengizinkan pembukaan lahan berbasis kearifan lokal sebagaimana turunan dari UU No. 32 Tahun 2009 Pasal 69 Ayat 2 sementara waktu akan ditangguhkan.


Penangguhan itu dianggap penting di tengah kondisi darurat kebakaran yang melanda Tanah Air.


Selain Karhutla, Wamen Diaz juga meminta tindak lanjut terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah kota.

“Terkait TPA untuk yang di kota, nanti tolong dilihatin aja Pak Kadis LH kota, apakah TPA nya sudah dilakukan. Itu surat edaran menteri terkait apa penjagaan TPA, pengelolaan TPA,” tambahnya.


Sementara itu, Wagub Sani menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Wamen ke Provinsi Jambi, ini bentuk perhatian pemerintah pusat ke Provinsi Jambi. "Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI beserta jajaran atas 

perhatian dan dukungannya dalam memperkuat penanganan kebakaran lahan di Provinsi Jambi," ucapnya.


Wagub Sani menjelaskan, Provinsi Jambi memiliki karakteristik wilayah yang 

menjadikan persoalan kebakaran hutan dan lahan 

sebagai tantangan yang harus bersama hadapi secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, ukuran keberhasilan 

tidak semestinya hanya dilihat dari seberapa cepat api 

dapat dipadamkan setelah kebakaran terjadi. "Jauh lebih 

penting adalah seberapa kuat kita mencegah api muncul, 

seberapa cepat kita mengetahui adanya potensi 

kebakaran, dan seberapa sigap kita mengendalikan api 

sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar," jelas Wagub Sani.

"Keberadaan perusahaan di sekitar wilayah 

rawan dan lokasi kebakaran memiliki peran yang sangat 

penting. Kita membutuhkan kesiapan dan kepedulian 

bersama, baik dalam patroli, deteksi dini, kesiapan 

personel dan peralatan, maupun kecepatan dalam 

menyampaikan informasi dan melakukan penanganan 

awal ketika ditemukan titik api," pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Novriansah/Video: Reno Setiawan)

Jambi dan Provinsi Lain di Sumatra Sepakat Bentuk Forum Sumatra 10




Medan - Gubernur Jambi, Al Haris bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dan gubernur se-Sumatera mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera dalam rangka pertemuan tingkat menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Al Haris turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan berita acara pembentukan Forum Sumatera 10. 

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pembangunan antarprovinsi di Sumatera.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berkomitmen menyinkronkan rencana pembangunan dengan kebijakan nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan subregional Sumatera.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan logistik dan konektivitas antarwilayah, pembangunan ekonomi hijau, digitalisasi data pembangunan, serta peningkatan investasi dan perdagangan.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kerja sama antardaerah tersebut. Ia menilai Sumatera memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional.

“Saya mengapresiasi betul dan mengharapkan kerja sama yang dilakukan antardaerah. Pemerintah pusat juga menyusun konsep untuk membangun region Sumatera ini salah satu kekuatan ekonomi,” ujar Tito Karnavian.

Ia menambahkan, Sumatera memiliki keunggulan sumber daya alam yang luar biasa.

"Saya yakin keunggulan Sumatera itu sumber daya alamnya luar biasa baik di darat maupun yang laut," pungkasnya.

Senin, 31 Agustus 2026

Lagi, Gubernur Al Haris Bersama Pangdam TIB Turun ke Kawasan Gambut Londerang Padamkan Karhutla



TANJAB TIMUR - Gubernur Jambi Al Haris kembali turun langsung ke lapangan turut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kali ini, Gubernur Al Haris bersama Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) Mayjen TNI Arief Gajah Mada meninjau sekaligus ikut menangani karhutla di Teluk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Senin (31/8/2026).

Keduanya turun langsung ke titik karhutla untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan maksimal. Dalam kunjungan tersebut, turut mendampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin serta Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim.

Karhutla di kawasan tersebut diperkirakan telah membakar sekitar 86 hektare lahan gambut, meliputi wilayah Teluk Dawan, Londerang, Manis Mato dan sekitarnya.

Di kawasan tersebut tidak lagi ditemukan titik api aktif. Namun, asap masih terlihat mengepul di sejumlah titik. Dengan kondisi api yang mulai terkendali, tim gabungan kini fokus melakukan pendinginan di seluruh area terdampak, petugas di lapangan menargetkan proses pendinginan dapat dituntaskan secepatnya.

Gubernur Al Haris mengatakan, karakter lahan gambut membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan hanya dengan menyiram permukaan menggunakan air. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan yang bertugas di lapangan. 

"Lahan gambut ini tidak sekaligus kita siram air langsung mati. Tidak. Api terus menjalar, bahkan ketika asapnya hilang, begitu kering bisa timbul lagi. Karena itu, proses pemadaman harus dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan bara api di dalam gambut benar-benar padam," kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi kerja bersama TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni hingga pihak perusahaan WKS yang ikut menangani karhutla tersebut.

"Ini gabungan dari teman-teman TNI-Polri. Hari ini langsung Pak Pangdam turun ke lapangan bersama kami, ada Pak Danrem, Karo Ops Polda Jambi, BPBD, Manggala Agni, kemudian juga dari WKS yang aktif memantau dan mengawal agar api tidak meluas," ujarnya.

Gubernur menyebut upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode. Selain menyekat titik api, tim juga membangun intake di Sungai Batanghari untuk mendukung kebutuhan air selama proses pemadaman.

"Alhamdulillah ini sudah mulai pendinginan. Luar biasa teman-teman bekerja, mulai dari menyekat titik api sampai membangun intake di Sungai Batanghari," katanya.

Gubernur Al Haris menilai penanganan karhutla di kawasan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas.

"Inilah contoh kita kolaborasi, kebersamaan di lapangan. Kalau kita cuek saja, tidak bisa. Ini rasa memiliki kita punya, kebersamaan kita ada," tegasnya.

Senin, 17 Agustus 2026

Anwar Sadat Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI




TANJAB BARAT - Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berkobar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hujan gerimis yang turun saat upacara berlangsung tidak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan khidmat. Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kuala Tungkal, Senin (17/08). Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bertindak sebagai Inspektur Upacara.


Dalam upacara tersebut, Bupati membacakan teks Pancasila dan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat membacakan Pembukaan UUD 1945, sementara pengibaran Sang Merah Putih berlangsung khidmat diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Doa dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Upacara dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda beserta istri, Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Ketua GOW, Ketua DWP, pejabat daerah, pelajar, mahasiswa, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.


Semangat kemerdekaan juga ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih secara simbolis kepada lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan pelajar. Penyerahan tersebut menjadi simbol persatuan sekaligus pengingat pentingnya menjaga kemerdekaan melalui kecintaan terhadap tanah air dan kontribusi nyata bagi bangsa.


Pada kesempatan yang sama, diserahkan Remisi Umum I dan Remisi Umum II kepada 349 warga binaan pemasyarakatan. Pemberian remisi menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan kembali berkontribusi di tengah masyarakat.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan meneguhkan komitmen bersama dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, pengabdian, dan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pejabat daerah, peserta, dan undangan sebagai wujud kebersamaan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dari Alun-Alun Kuala Tungkal, semangat Merah Putih terus berkibar. Kemerdekaan dijaga dengan persatuan dan diisi dengan karya nyata untuk Tanjung Jabung Barat yang semakin maju.


Sabtu, 15 Agustus 2026

Paskibra Tanjab Barat Resmi Dikukuhkan Bupati Anwar Sadat

 


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengukuhkan 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung khidmat di Halaman Rumah Dinas Jabatan Bupati, Sabtu (15/08).


Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Anwar Sadat selaku Pembina Upacara. Dalam prosesi tersebut, Bupati membacakan Pernyataan Pengukuhan Anggota Paskibraka Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.


Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengucapan Ikrar Kebangsaan Republik Indonesia, penyematan Lencana Merah Putih Garuda, serta pemasangan kendit secara simbolis kepada pemimpin upacara oleh Pembina Upacara.


Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, kehormatan, dan semangat kebangsaan.


"Kalian adalah generasi terpilih. Jaga kehormatan, jaga nama baik daerah, dan tunjukkan pengabdian terbaik pada saat bertugas nanti," ujar Bupati.


Bupati juga mengingatkan para anggota Paskibraka untuk menjadikan disiplin dan kebersamaan sebagai karakter dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda.


"Pada hari ini kalian diberi amanah serta kehormatan besar untuk membawa dan mengibarkan Bendera Merah Putih. Untuk itu, jadikan disiplin sebagai karakter, bangun kebersamaan dan semangat kebangsaan, terus belajar dan tingkatkan prestasi, serta jauhi narkoba. Jadilah teladan bagi generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan cinta tanah air," lanjutnya.


Selain itu, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pelatih dan pembina Paskibraka yang telah memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para anggota Paskibraka.


Bupati berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjadi kebanggaan orang tua dan mampu menjadi generasi yang tangguh dalam meneruskan estafet pembangunan bangsa.


"Tunjukkan bahwa anak-anak Paskibraka adalah anak-anak yang tangguh untuk estafet bangsa," ujarnya.


Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama pimpinan daerah serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan.


Turut hadir Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Katamso, SA, S.E., M.E., Ketua DPRD yang diwakili Ketua Komisi II H. Syufrayogi Syaiful, S.IP., M.H., Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., Kapolres yang diwakili Wakapolres Kompol Andi Musahar, S.H., M.H., Kajari yang diwakili Kasi Pidsus Agrin Nico Reval, S.H., KPN yang diwakili Hakim Dipa Rivaldi, S.H., M.H., Dandim yang diwakili Danramil Ilir, Kantor Pengadilan Agama, para Pejabat Tinggi Pratama, Ketua GOW GOW, Ketua DWP, para pelatih Paskibraka; orang tua/wali anggota Paskibraka, serta tamu undangan lainnya.

Senin, 10 Agustus 2026

Anwar Sadat Pimpin Apel HUT Tanjab Barat ke - 61

 


Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61 dengan menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat di Alun-alun Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Senin, (10/8).


Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dan dihadiri Wakil Bupati Katamso, S.A., S.E., M.E, Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua Persit, Ketua Bayangkari, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta tokoh masyarakat.


Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa usia 61 tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah menunjukkan banyak kemajuan di berbagai bidang.


"61 tahun sudah perjalanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah menunjukkan banyak kemajuan di berbagai bidang. Kemajuan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perikanan, pertanian, UMKM, dan tata kelola pemerintahan," ujar Bupati.


Bupati menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama, pengabdian, dan perjuangan para pendahulu serta seluruh elemen masyarakat.


Beberapa indikator pembangunan juga menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Tanjung Jabung Barat terus mengalami perbaikan hingga di angka 5,28%.


"Salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Daerah terus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan keterampilan, akses pembiayaan, legalitas usaha, dan sertifikasi produk," jelasnya.


Sebelum mengakhiri pidatonya, Bupati menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendiri daerah, Bupati dan Wakil Bupati terdahulu, TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi untuk kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Rangkaian Kegiatan HUT ke-61

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan dua agenda penting.


Pertama, Pelepasan Peserta Jambore Nasional asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bupati secara simbolis melepas keberangkatan para peserta yang akan mewakili Tanjab Barat di tingkat nasional. 


"Jaga nama baik daerah, tunjukkan semangat dan kekompakan. Jadikan Jambore ini sebagai ajang belajar dan membawa pulang prestasi untuk Tanjab Barat," pesan Bupati.


Kedua, Pemberian Penghargaan kepada Lurah dan Kepala Desa Berprestasi  tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah atas dedikasi dan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.


Adapun penerima penghargaan tersebut yaitu: 

1.  Juara I Kelurahan: Alfizan Fajri,S.STP, ME - Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir

2.  *Juara II Kelurahan*: Ibrahim, S.Sos.I - Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam  

3.  *Juara III Kelurahan*: Surapto - Kelurahan Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam

4.  *Juara I Desa*: Rahmin - Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik

5.  *Juara II Desa*: Hasipni - Desa Merlung, Kecamatan Merlung

6.  *Juara III Desa*: Nuraina, S.Ak - Desa Sungai Rotan, Kecamatan Renah Mendaluh


Total dana pembinaan yang diserahkan sebesar *Rp12.000.000*.


"Selamat kepada para Lurah dan Kades yang berprestasi. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadi teladan bagi desa dan kelurahan lainnya," tambah Wakil Bupati Katamso.


Upacara dan rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa bersama dan sesi foto bersama.


Dengan semangat HUT ke-61, Pemkab Tanjab Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mewujudkan Tanjung Jabung Barat yang BERKAH Madani.

Selasa, 28 Juli 2026

UAS Serahkan Langsung Bantuan Korban Angin Puting Beliung



 Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Selasa (28/7).


Kedatangan Bupati bersama rombongan disambut antusias oleh masyarakat dan perangkat desa setempat. Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terhadap masyarakat yang terdampak musibah.


Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Camat Betara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Desa Pematang Buluh, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta masyarakat penerima bantuan.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah angin puting beliung yang melanda Desa Pematang Buluh beberapa waktu lalu.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah angin puting beliung yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Pematang Buluh. Saya memahami musibah ini telah menimbulkan berbagai kerugian, baik kerusakan rumah, harta benda, maupun rasa takut dan ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.


Bupati mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab dalam memberikan dukungan kepada warga yang sedang mengalami musibah.


“Hari ini kami menyerahkan bantuan secara simbolis berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan mi instan, bantuan pakaian sekolah, serta bantuan uang tunai dari Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat kepada warga terdampak. Nilai bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi bukti bahwa pemerintah selalu hadir dan tidak pernah meninggalkan warganya,” lanjut Bupati.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.


“Mari kita tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Perkuat semangat gotong royong dan saling membantu antarsesama. Jangan biarkan musibah ini memecah persatuan kita. Saya yakin, dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh masyarakat, Desa Pematang Buluh akan segera pulih dan bangkit kembali,” pesannya.


Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa berdoa agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.


“Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan ketabahan kepada kita semua, serta mengganti musibah ini dengan keberkahan dan rezeki yang lebih baik. Aamiin,” tutup Bupati.

Senin, 13 Juli 2026

Bupati UAS Apresiasi Kepedulian Petrochina



 Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan dari PetroChina International Jabung Ltd bagi warga terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau. Penyerahan bantuan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Senin (13/07) malam.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PetroChina atas kepedulian serta sinergi yang ditunjukkan dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami musibah.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya mengucapkan terima kasih kepada PetroChina yang telah membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dan wujud kehadiran perusahaan di tengah masyarakat," ujar Bupati.


Bupati juga menyampaikan rasa prihatin kepada seluruh korban kebakaran. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan pasca-musibah. Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta menggunakan peralatan memasak secara hati-hati.


Sementara itu, perwakilan PetroChina, Lasno selaku Government and Relations Superintendent, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana atau musibah.


Menurutnya, penyaluran bantuan melalui Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan bentuk kepercayaan kepada pemerintah daerah yang dinilai paling memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan, sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran, efektif, dan transparan.


"Kami percaya Pemerintah Daerah memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memastikan bantuan ini sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, sinergi antara PetroChina dan Pemerintah Daerah menjadi langkah strategis dalam penyaluran bantuan," ujar Lasno.


Penyerahan bantuan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sektor swasta dalam memperkuat kepedulian sosial serta membantu masyarakat yang terdampak musibah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala OPD, Camat Pengabuan, Lurah Teluk Nilau, serta masyarakat penerima bantuan.

Senin, 06 Juli 2026

Anwar Sadat Tinjau Langsung Dermaga Apung Ambruk di Tanjung Senjukang



 Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung kondisi dermaga apung yang mengalami kerusakan parah hingga ambruk di Desa Tanjung Senjulang, Kecamatan Bram Itam, Senin (06/07).


Peninjauan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat atas laporan masyarakat terkait rusaknya infrastruktur vital yang menjadi akses transportasi air dan penghubung aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.


Dermaga apung yang dibangun pada tahun 2018 itu mengalami pelapukan akibat usia bangunan dan tingginya intensitas penggunaan.


Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, kondisi dermaga apung terlihat sangat memprihatinkan. Sebagian besar struktur logam mengalami korosi dan keropos di sejumlah titik.


Saat air pasang, bagian depan dermaga turut tenggelam sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat, khususnya pengguna transportasi air (pompong), bahkan berpotensi membahayakan keselamatan.


Dalam keterangannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa secara keseluruhan struktur bangunan halte dermaga masih dalam kondisi layak, namun perbaikan harus segera dilakukan agar fasilitas tersebut kembali aman digunakan masyarakat.


"Kami sudah meninjau langsung ke lokasi. Secara struktur halte masih baik, namun kita akan segera melakukan perbaikan. Saat ini kami menunggu kondisi air sedikit surut, sehingga diperkirakan dalam dua hingga tiga hari ke depan pekerjaan sudah bisa dimulai," ujar Bupati.


Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan mengoordinasikan percepatan penanganan bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sehingga proses perbaikan dapat segera dilaksanakan demi mengembalikan kelancaran mobilitas masyarakat.


Selain itu, Bupati berharap setelah diperbaiki nantinya, pengelolaan dermaga dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah desa agar pemeliharaan fasilitas dapat berlangsung secara berkelanjutan.


"Harapan kami, halte dermaga ini nantinya dapat dikelola secara mandiri oleh desa. Pembiayaan perawatannya bisa bersumber dari desa maupun dari kontribusi para penambang atau pengguna jasa transportasi, sehingga fasilitas ini tetap terawat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tambahnya.


Sembari menunggu proses perbaikan dimulai, Bupati mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melintasi area dermaga demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Camat Bram Itam, para Kepala Desa se-Kecamatan Bram Itam, Kepala Desa Tanjung Senjulang beserta perangkat desa, serta tokoh dan masyarakat setempat.

Senin, 29 Juni 2026

Lewat Program Corporate University, ASN Tanjab Barat Makin Berkualitas


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan ASN Corporate University (ASN Corpu) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026, yang digelar di Aula Hotel Grand Ar Riyadh Kuala Tungkal, Senin (29/06).

Kegiatan yang berlangsung selama 29–30 Juni 2026 tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam memperkuat kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui sistem pembelajaran terintegrasi guna mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa transformasi birokrasi harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur. Ia menyebut ASN tidak lagi cukup hanya menjalankan rutinitas administrasi, tetapi dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi agar mampu menjawab dinamika pemerintahan dan kebutuhan masyarakat.

"Perubahan zaman menuntut ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri. Program ASN Corporate University harus diwujudkan dalam bentuk perubahan nyata pola kerja dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tegas Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa penerapan ASN Corporate University merupakan bagian dari penguatan sistem merit yang mendorong budaya belajar berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi dan inovasi di lingkungan perangkat daerah. Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi ASN harus berjalan seiring dengan penguatan integritas dan moralitas sebagai fondasi utama profesionalisme aparatur.

Menurutnya, ASN yang kompeten tanpa disertai moralitas dan integritas yang kuat tidak akan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkelanjutan. Karena itu, nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta pencegahan korupsi harus menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi ASN.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Saldi, S.H., menyampaikan bahwa Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dan implementasi ASN Corporate University, memperkuat kapasitas pengelola kepegawaian, serta menyelaraskan pengembangan kompetensi ASN dengan kebutuhan organisasi.

Kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun budaya belajar berkelanjutan bagi ASN melalui berbagai metode pembelajaran, baik formal, nonformal, maupun pembelajaran di tempat kerja (on the job training). Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penerapan manajemen talenta dan sistem merit, sehingga pengembangan kompetensi ASN menjadi lebih terarah, sistematis, dan berbasis kebutuhan organisasi.

Sebanyak 46 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari perwakilan perangkat daerah, kecamatan, serta rumah sakit daerah. Bimtek ini juga menghadirkan narasumber dari Tim ASN Corporate University Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Koordinator Wilayah Sumatera serta Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Asisten Administrasi Umum Setda, Kepala BKPSDM beserta jajaran, para Kepala OPD, serta para peserta Bimtek.

Melalui penerapan ASN Corporate University, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya dalam membangun aparatur yang unggul, profesional, berintegritas, dan adaptif sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Sabtu, 27 Juni 2026

Anwar Sadat Dukung Festival Raden Hamzah


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri Festival Raden Hamzah 2026 bertema "Rimba yang Bersuara" yang digelar di Aula Kantor RRI Telanai, Jambi, Sabtu malam (27/06).


Kehadiran Bupati merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian sejarah dan budaya sekaligus apresiasi atas peran penting Suku Anak Dalam dalam perjuangan Raden Hamzah melawan penjajahan Belanda.


Festival yang diselenggarakan oleh Yayasan Raden Hamzah tersebut menjadi ruang untuk mengangkat kembali nilai-nilai sejarah perjuangan Raden Hamzah bin Pangeran Ojoet yang selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh pejuang dari Jambi. Selain itu, kegiatan ini juga menyoroti kontribusi besar Suku Anak Dalam sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan tersebut.


Dalam sejarahnya, Suku Anak Dalam tidak hanya bergabung bersama Raden Hamzah dalam melawan penjajah Belanda, tetapi juga berperan sebagai penjaga perbatasan wilayah dan pelindung kelestarian hutan di Jambi.


Keahlian mereka menguasai medan rimba, mulai dari berburu, meramu hingga memahami seluk-beluk hutan, menjadi bekal penting dalam penerapan taktik gerilya yang membantu pasukan Raden Hamzah melancarkan serangan terhadap pos-pos pertahanan Belanda.


Dalam sambutannya, perwakilan Kementerian Kebudayaan RI Yanto, S.H., M.Hum, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan Festival Raden Hamzah 2026.


Menurutnya, kehadiran unsur pemerintah, lembaga adat, keluarga keturunan pejuang, akademisi, komunitas seni, hingga masyarakat luas menjadi bukti bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.


Ia menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan serta mampu menjaga warisan budaya yang dimiliki.


Melalui Festival Raden Hamzah, masyarakat tidak hanya diajak mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga membangun ruang dialog, ruang ekspresi, dan ruang kreativitas yang mempertemukan nilai-nilai tradisi dengan kehidupan masa kini.


Pihak Kementerian juga menegaskan komitmennya melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V untuk terus mendukung perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.


Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah mendorong pengusulan situs-situs bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan Raden Hamzah agar dapat ditetapkan sebagai cagar budaya setelah melalui proses kajian.


Selain itu, pemerintah juga membuka peluang untuk berkolaborasi dalam mengusulkan Raden Hamzah sebagai Pahlawan Nasional yang diiringi dengan penetapan situs-situs bersejarah sebagai cagar budaya.


Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pelestarian sejarah sekaligus memperkenalkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi mendatang.


Festival Raden Hamzah 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkokoh identitas budaya Jambi, mempererat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga warisan sejarah, serta menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus menghargai jasa para pejuang yang telah berkontribusi bagi bangsa dan daerah.


Turut hadir menyaksikan Festival Raden Hamzah 2026, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Perwakilan Kementerian Kebudayaan RI, Ketua Yayasan Raden Hamzah, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Kesultanan Aceh, para Temenggung Suku Anak Dalam, tokoh adat, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Tanjab Barat, serta tamu undangan lannya.

Jumat, 26 Juni 2026

Di 10 Muharam, Anwar Sadat Santuni Anak Yatim



TANJAB BARAT -  Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah atau Hari Asyura, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., memberikan santunan kepada anak yatim di Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (25/06).


Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan tersebut dihadiri puluhan anak yatim yang diundang secara khusus untuk menerima santunan sekaligus bersilaturahmi bersama Bupati dan Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa kegiatan berbagi dengan anak yatim merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap peringatan 10 Muharram sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya menghidupkan amalan-amalan yang dianjurkan pada Hari Asyura.


“Kami bersama istri sengaja mengundang anak-anak kami hadir di Rumah Dinas Bupati dalam rangka memperingati Hari Asyura. Salah satu amalan yang dianjurkan pada hari ini adalah berbagi dan menyantuni anak yatim. Alhamdulillah, kegiatan ini senantiasa kami laksanakan setiap tanggal 10 Muharram,” ujar Bupati.


Bupati menambahkan bahwa Hari Asyura merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui berbagai amalan kebaikan, seperti memperbanyak sedekah, mempererat silaturahmi, meningkatkan ibadah, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak anak-anak untuk terus semangat belajar, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Selain menyerahkan santunan, Bupati Anwar Sadat dan Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat turut memberikan bingkisan makanan kepada seluruh anak yatim yang hadir. Bingkisan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak di momentum Hari Asyura yang penuh berkah.


Menutup sambutannya, Bupati Anwar Sadat memohon doa dari anak-anak yatim dan seluruh hadirin agar dirinya bersama keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menjalankan tugas, serta kekuatan lahir dan batin dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


“Kami mohon doa agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menjalankan amanah, serta kekuatan lahir dan batin untuk terus membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi daerah yang lebih maju, religius, dan sejahtera,” tutupnya.


Melalui kegiatan santunan ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kasih sayang terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat.


Nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Asyura diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari guna memperkuat solidaritas dan kebersamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Anwar Sadat Sambut Langsung Kepulangan Jemaah Haji Tanjab Barat

TANJAB BARAT -  Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyambut langsung kepulangan 270 jamaah haji Kloter 21 asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026 di Alun-alun Kota Kuala Tungkal, Jumat (26/06).


Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kabag, unsur Forkopimda, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah haji ke Tanah Air dalam keadaan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur yang tercermin melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT, menjadi haji yang mabrur, serta mampu menjadi teladan dan membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat," ujar Bupati.


Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang diberangkatkan pada musim haji Tahun 2026 sebanyak 272 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 270 jamaah kembali bersama Kloter 21.


Sementara itu, satu orang jamaah wafat saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, sedangkan satu jamaah lainnya telah dipulangkan lebih awal ke Indonesia karena kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.


Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga jamaah yang wafat. Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.


Adapun jamaah yang masih menjalani perawatan diharapkan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.


Kepulangan para jamaah disambut hangat oleh keluarga dan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi di Alun-alun Kota Kuala Tungkal.


Suasana haru dan bahagia begitu terasa saat para jamaah akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Wabub Katamso Dampingi Langsung Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi di Sungai Nibung



TANJAB BARAT -  Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., menyambut Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 yang melaksanakan verifikasi lapangan di Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Jumat (26/06). Kegiatan yang mengusung tema "Transformasi Desa dan Kelurahan Menuju Indonesia Emas 2045" ini merupakan bagian dari upaya mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.


Kedatangan Tim Penilai disambut atraksi barongsai yang mencerminkan keberagaman budaya masyarakat Kelurahan Sungai Nibung.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai sekaligus memperkenalkan Kelurahan Sungai Nibung sebagai salah satu kawasan percontohan Kampung Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Menurutnya, kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama menjadi modal sosial yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,28 persen, tertinggi di Provinsi Jambi. Selain itu, sektor pertanian dan perkebunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat memberikan kontribusi sebesar 17,88 persen terhadap perekonomian Provinsi Jambi.


"Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Wakil Bupati.


Di samping berbagai capaian tersebut, Wakil Bupati juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya di bidang sanitasi. Saat ini capaian Open Defecation Free (ODF) Kabupaten Tanjung Jabung Barat baru mencapai sekitar 24 persen. Sementara itu, di Kelurahan Sungai Nibung masih terdapat sekitar 72 kepala keluarga atau 6,5 persen yang belum memiliki akses terhadap jamban sehat.


Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah kelurahan, pemangku kepentingan, dan masyarakat guna mewujudkan Kelurahan Sungai Nibung sebagai wilayah ODF, khususnya pada kawasan yang membentang dari Sejang hingga Sungai Nibung.


Di bidang sosial, Wakil Bupati menyampaikan bahwa masih terdapat sekitar 155 kepala keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah melalui berbagai program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat agar jumlah keluarga yang masuk dalam data tersebut dapat terus berkurang secara bertahap.


Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat kerukunan, serta mempertahankan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sehingga Kelurahan Sungai Nibung dapat menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lainnya di Provinsi Jambi.


Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil Kelurahan Sungai Nibung, dialog bersama Tim Penilai, serta verifikasi lapangan terhadap berbagai indikator penilaian.


Sebelumnya, Tim Penilai juga melaksanakan verifikasi lapangan di Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik, yang turut didampingi Wakil Bupati. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati memaparkan berbagai potensi, inovasi, dan capaian pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai bagian dari proses penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Camat Tungkal Ilir, para lurah, Sekretaris TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. Sementara itu, Tim Penilai Provinsi Jambi dipimpin oleh Plt. Kepala DP3AP2 Provinsi Jambi, Amirzan, S.E., didampingi Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan DP3AP2 Provinsi Jambi, Zainul Basri, S.Th.I., M.M., unsur FKUB, serta akademisi dari Universitas Jambi dan Universitas Islam Indonesia.

Kamis, 25 Juni 2026

Desa Bukut Indah Siap Bersaing di Lomba Desa Tingkat Provinsi Jambi


TANJAB BARAT -  Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., didampingi Ketua GOW Tanjung Jabung Barat, Marina Septiani Katamso, S.IP menyambut langsung kedatangan Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Proses verifikasi lapangan ini berlangsung di Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik, Kamis (25/6).


Acara tersebut turut dihadiri Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas PMD, Kepala Diskominfo, Dinas Sosial, Dinas P3AP2, Dinas Perindag, serta Camat dan Ketua TP-PKK Kecamatan Muara Papalik. Sementara itu, Tim Penilai Provinsi dipimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Amirzan, S.E dan Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Dinas P3AP2 Provinsi Jambi, Basri, S.Th.I, M.M.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Katamso menyampaikan optimisme tinggi bahwa Desa Bukit Indah layak menyandang status sebagai desa maju dan siap bersaing di tingkat provinsi. Ia memaparkan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini menjadi motor penggerak ekonomi di Provinsi Jambi.


"Pertumbuhan ekonomi kabupaten kita adalah yang tertinggi di Provinsi Jambi, yakni mencapai 5,28 persen. Selain itu, sebesar 17,88 persen APBD Provinsi Jambi disokong oleh Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui sektor pertanian dan perkebunan, di mana wilayah kita ini merupakan pusatnya," ujar Wabup.


Dari sektor kesehatan, Desa Bukit Indah telah resmi menyandang status sebagai desa Open Defecation Free (ODF) atau Bebas dari Buang Air Besar Sembarangan. Tercatat, seluruh warga dari 399 Kepala Keluarga (KK) di desa ini telah memiliki dan menggunakan fasilitas jamban sehat.


Penanganan stunting dan kemiskinan di wilayah ini juga menunjukkan progres yang sangat positif. Dua tahun lalu, angka stunting kabupaten berada di angka 9 persen, dan kini turun menjadi 7 persen (terbaik kedua se-Provinsi Jambi). Di Desa Bukit Indah sendiri, angka stunting dan kemiskinan ekstrem (yang secara kabupaten berada di angka 0,66 persen) tercatat sudah sangat minim. Menurut Wabup, hal ini membuktikan keseriusan pemerintah daerah serta aktifnya geliat ekonomi masyarakat setempat.


Tidak hanya unggul di sektor makro, kreativitas masyarakat Desa Bukit Indah juga menjadi nilai tambah dalam penilaian ini. Warga setempat berhasil menciptakan inovasi kerajinan berupa batik motif kelapa sawit yang telah beberapa kali tampil di ajang peragaan busana tingkat kabupaten maupun provinsi. Di bidang lingkungan, masyarakat juga mampu mengolah sampah plastik menjadi produk paving block.

Rabu, 24 Juni 2026

Hj. Hesti: Sholawat Jadi Amal Nyata



SUNGAIPENUH  - Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) menegaskan makna sesungguhnya dari sholawat, sebuah jalinan cinta dan pengagungan dari seorang hamba kepada Nabinya, yang terwujud dalam doa, pujian, dan amal nyata. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat yang dirangkaikan dengan kegiatan Supervisi dan Evaluasi Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Kota Sungai Penuh, Kerinci, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh Alpian, S.E., M.M., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns, para OPD terkait di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh, BAZNAS Kota Sungai Penuh, jajaran pengurus dan kader PKK, para pemangku kepentingan Kota Sungai Penuh dan undangan lainnya.  

Dalam sambutan dan arahannya Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesti Haris mengajak untuk menjadikan sholawat bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai bagian dari pembiasaan yang mampu menghadirkan ketenangan, mempererat ukhuwah, serta membangun lingkungan sosial yang lebih harmonis."Gerakan ini juga diharapkan menjadi ruang bersama dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama," ujarnya.

"Sholawat Nabi merupakan amalan utama dalam Islam yang memiliki banyak manfaat spiritual, terutama untuk menenangkan hati dan pikiran. Membaca shalawat secara rutin sejatinya dapat meredakan kegelisahan, menghilangkan kesedihan, serta membantu seseorang menghadapi tekanan hidup dengan lebih tenang dan penuh harapan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Hj. Hesti juga menyoroti maraknya penggunaan teknologi handphone seperti gadget, internet cepat, dan AI di kalangan anak usia dini mulai jadi perhatian orang tua. "Dampak positifnya untuk anak jadi cepat mengakses ilmu, kreatif, dan melek digital. Tapi sisi negatifnya juga nyata. Dokter anak dan psikolog mencatat kenaikan kasus anak susah fokus, tantrum saat gadget disita, tidur berantakan, sampai berkurangnya interaksi langsung dengan keluarga,” ucapnya.

"Anak kita harus dibentengi ilmu agama. Orang tuanya membatasi screen time 1 jam/hari, tapi menggantinya dengan ngaji habis maghrib, hafalan surat pendek, dan diskusi akhlak sebelum tidur," lanjutnya.

Dalam sosialisasi tersebut Hj. Hesti Haris mengajak peserta untuk memahami makna sholawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW dan sarana memperkokoh akhlak. Ia menekankan gerakan ini bukan seremonial, tapi ajakan rutin menghidupkan majelis sholawat di lingkungan RT, sekolah, hingga kantor.

Selain itu, Hj. Hesti Haris juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah negeri Melayu, dari dulu identik dengan pantun Melayunya, untuk itu dirinya menyerukan penguatan kembali tradisi berpantun sebagai upaya melestarikan identitas Melayu dalam kehidupan sehari-hari. 

Ia menuturkan pengalamannya saat menghadiri acara resmi di Jakarta, di mana penggunaan pantun tetap relevan bahkan dalam forum tingkat tinggi. Hal ini menegaskan bahwa tradisi pantun dapat diaplikasikan di berbagai konteks serta menjadi media komunikasi yang elegan dan bermartabat.

Menurutnya, berpantun bukan sekadar hiburan pada acara adat atau pernikahan, melainkan bagian penting dari kualitas kebudayaan Melayu yang perlu dikembalikan ke ruang-ruang keseharian. “Kita harus menggerakkan kembali tradisi lama, termasuk berpantun,” kata Hesti Haris.

Ia menegaskan komitmen pemerintahan kota untuk terus mendorong gerakan berpantun sebagai bagian strategi pelestarian budaya Melayu. Langkah konkret meliputi integrasi pantun dalam kegiatan PKK, pelatihan pembuatan pantun, serta kolaborasi dengan lembaga adat dan psikolog untuk memperkuat kualitas penyampaian.

Dalam sesi wawancaranya dengan rekan-rekan media, Hj. Hesti Haris menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Sungai Penuh yang telah merespon bahkan telah melaksanakan dan mengajak masyarakat Kota Sungai Penuh untuk bersholawat. “Alhamdulillah di Sungai Penuh dimulai, wali kota sudah sangat paham sehingga para anggota PKK kota sudah mulai melaksanakannya. Bahkan sudah dirasakan oleh masyarakat manfaat bersholawat,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyerukan pentingnya kebersamaan dan kesiapan menghadapi dampak digitalisasi pada hari ini. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memberikan pelayanan bagi seluruh warga, sekaligus mengingatkan bahwa kemajuan teknologi dan globalisasi membawa pengaruh positif maupun tantangan. “Dengan adanya sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat bisa membawa perubahan tingkah laku generasi muda kearah yang lebih baik,” sebutnya.

Alfin juga mengajak masyarakat meningkatkan kemampuan berpikir kritis agar bisa membedakan antara fakta, opini, dan kepentingan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak jelas asal-usulnya. Ia menekankan perlunya pendidikan dan pembinaan bagi semua kelompok usia—termasuk generasi muda dan warga lanjut usia. “Dengan adanya kita bersholawat akan mempermudah segala urusan,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua TP PKK Provinsi Jambi bersama rombongan di Kota Sungai Penuh dalam rangka kegiatan sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat dan kegiatan Supervisi dan Evaluasi Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi. “Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran sosial dan pemberdayaan perempuan serta mendorong berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat,” katanya. 

Acara ditutup dengan pembacaan sholawat bersama dan doa untuk Provinsi Jambi yang aman, damai, dan berkah.

Pada kesempatan itu, TP PKK Provinsi Jambi juga menyerahkan bantuan buku panduan Belajar Mandiri Metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an yang merupakan dukungan dari BAZNAS Provinsi Jambi. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi Al-Qur’an di lingkungan keluarga dan masyarakat. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Harun Al Rasyid/Video: Ardi Susianto/Driver: Agus Supriyanto)

Selasa, 23 Juni 2026

Gubernur Jambi Kukuhkan Pejabat BPKP

 


JAMBI, TIGASISI . NET  - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengukuhkan Zulherizal sebagai Kepala Perwakilan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan) Provinsi Jambi, menggantikan Mardiyanto Arif Rakhmadi. Pengukuhan tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (23/06/2026) pagi. Hadir pada kesempatan tersebut para unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Bupati/Wali Kota, Pimpinan Instansi Vertikal, para Pejabat BPKP Provinsi Jambi, para kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan undangan lainnya. 

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menegaskan kepada semua pihak untuk bersinergi membangun komitmen bersama untuk mengawal penggunaan keuangan daerah yang harus dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa saat ini jabatan Kepala BPKP adalah setara dengan Menteri. Hal ini menunjukkan pentingnya peranan BPKP. Ia menilai bahwa peran BPKP tidak hanya sebatas melakukan audit, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan kajian dan rekomendasi terhadap berbagai kebijakan pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya peran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam mengawal jalannya program pembangunan dan pengelolaan keuangan negara di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPKP menjadi kunci untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan tepat sasaran, efektif, dan bebas dari penyimpangan. “Kita perlu merapatkan barisan mengawal program pusat di daerah agar tepat sasaran, efektif, dan efisien, serta tidak menimbulkan kerugian negara. Keuangan yang masuk di Jambi ini tugas kita untuk mengawalnya,” ungkap Gubernur Al Haris.

Dijelaskan Gubernur Al Haris, BPKP tidak hanya berperan dalam masalah tetapi juga bagaimana dapat melakukan kajian dalam mengambil langkah-langkah kebijakan di lapangan. “Rekomendasi dari BPKP itu luar biasa mencermati apapun hal-hal yang seperti kebijakan. Saya sering meminta BPKP untuk mengkaji apakah suatu kebijakan ini bisa diterapkan di daerah. Maka sering saya itu meminta BPKP untuk mengkaji menilai, menganalisa. Itulah bahan saya nanti mengambil keputusan,” jelasnya.

Gubernur Al Haris juga meminta agar pemerintah daerah bersama BPKP bersinergi dan dapat bergerak cepat ketika menemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran. Langkah cepat tersebut, menurutnya, sangat penting untuk mencegah potensi kerugian negara yang lebih besar. “Kita harus cepat dalam mengambil langkah kalau ada indikasi penyimpangan, agar tidak banyak kerugiannya. Silahkan audit cepat apabila ada informasi dari media. Kita audit agar bisa dibenahi,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga meminta agar Bupati/Wali Kota jika bimbang dalam mengambil langkah-langkah strategis di lapangan, boleh menyurati BPKP dan meminta analisa untuk menentukan kebijakan. “Alhamdulillah, setiap rekomendasi yang dikasih ke saya, saya baca dan ditindaklanjuti apa yang menjadi saran dari BPKP pada kita. Dan kajian tersebut tepat sekali. Ke depan, kita semua bekerja dengan sungguh-sungguh bahwa tugas kita hari ini bagaimana mengawal keuangan negara ini agar betul-betul dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya supaya rakyat kita merasakan. Meskipun kondisi negara di dunia ini tidak baik-baik saja, tapi kita berusaha agar Indonesia khususnya Jambi ini tetap stabil. Ekonomi kita juga cukup baik, rakyat juga nyaman sehingga pembangunan di daerah berlangsung dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Maria Yuliana/Foto: Fadli/Video: Erit Sutriedi)

Jumat, 19 Juni 2026

Jubir Pemprov Jambi Ariansyah Bantah TKI Korban Penganiayaan di Malaysia Berasal dari Bungo



JAMBI, TIGASISI.NET - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial mengenai seorang perempuan yang disebut sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Bungo yang diduga mengalami penganiayaan berat oleh majikannya di Malaysia.

Juru Bicara Pemprov Jambi yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, ME, menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak sesuai dengan fakta yang diperoleh dari hasil penelusuran dan koordinasi dengan pihak terkait.

Menurut Ariansyah, perempuan yang disebut dalam informasi tersebut bukan berasal dari Kabupaten Bungo sebagaimana yang ramai diberitakan.

Ia mengimbau masyarakat, termasuk insan pers, untuk selalu mengedepankan prinsip verifikasi sebelum menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Diminta kepada rekan-rekan jurnalis dan wartawan media sebaiknya sebelum melakukan wawancara agar berita yang akan diwawancarai untuk dicek dan ricek sumbernya dan verifikasi foto atau videonya bisa jadi berita lama atau editan," ujarnya, Jum'at (19/6/026).

Ia menambahkan, masyarakat sebaiknya memperoleh informasi terkait pekerja migran Indonesia melalui lembaga resmi yang memiliki kewenangan dalam penanganan dan perlindungan pekerja migran, seperti Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), maupun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi.

Menurutnya, langkah verifikasi sangat penting untuk memastikan setiap informasi yang beredar memiliki dasar yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat, turut memberikan penjelasan terkait informasi yang beredar. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Camat Rantau Pandan dan pihak keluarga korban, ia memastikan bahwa kasus tersebut merupakan peristiwa lama yang terjadi sekitar dua tahun lalu.

Bahkan, kata Taufik, perempuan yang bersangkutan saat ini telah kembali bekerja di Malaysia dan tidak berada dalam kondisi sebagaimana yang digambarkan dalam informasi yang disebarkan saat ini.

"Ini berita lama 2 tahun lalu yang bersangkutan sudah bekerja kembali di Malaysia," jelas Taufik Hidayat.

Rabu, 27 Mei 2026

Gubernur Al Haris Gelar Open House Idul Adha 1447 H



JAMBI, TIGASISI.NET - Usai mengikuti sholat Idul Adha di Masjid Agung Al-Falah, Kota Jambi, Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S. Sos, MH langsung menggelar Open House di Rumah Dinas Gubernur, Rabu (27/05/2026). 

Tampak Gubernur Al Haris beserta isteri juga keluarga menerima para tamu dengan penuh senyum kebahagiaan. Di area penyambutan, Gubernur Al Haris bersama isteri Hj. Hesnidar Haris tampak tak lelah melempar senyum sumringah. Keduanya berdiri dengan sabar menyapa, bertegur sapa, dan menyalami warga yang mengantre satu per satu untuk bermaaf-maafan.

Para tamu yang berasal dari pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Jambi maupun undangan lainnya  tampak diantaranya Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz beserta isteri, unsur Forkopimda, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.PdI, Sekretaris Daearah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum mulai memadati rumah dinas sejak pukul 08.30 wib. Para tamu yang hadir terlihat ramai dan hadir penuh sukacita sambil menikmati hidangan khas hari raya seperti nasi minyak, kari kambing, sate,  dan kue tradisional Jambi yang dihidangkan secara prasmanan. Bahkan Ibu Gubernur Jambi Hj. Hesnidar Haris di tengah kesibukannya menyempatkan diri untuk memastikan kenyamanan para tamu dan ketersediaan makanan. 

Pada kesempatan tersebut juga Gubernur Al Haris menyaksikan pemotongan hewan kurban di Rumah Dinas Gubernur sebanyak tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. 


Ditemui dalam acara tersebut Hj. Hesnidar Haris mengajak masyarakat untuk memaknai Idul Adha untuk bijak dalam menghadapi tantangan kehidupan dengan penuh keiklhasan dan rasa syukur. “Saat ini kita harus memaknai Idul Adha sebagai momentum untuk merefleksikan diri agar menjadi manusia yang lebih baik dan bijaksana, serta mampu menambah wawasan diri dengan hal-hal yang membawa kita kepada kebaikan,” kata Hj. Hesnidar Haris.


Hj. Hesnidar Haris juga menyoroti penggunaan teknologi seperti smart phone yang terkadang jika tidak bijak dalam penggunannya akan menggeser nilai nilai moral. "Saya inginnya dunia tidak ada handphone tetapi itu tidak mungkin, karena kita menggunakan kemajuan teknologi, kita semua juga menikmati, tetapi adanya pergeseran nilai-nilai kehidupan kemungkinan juga disebabkan oleh pengaruh internet, saya menghimbau kepada generasi muda untuk menggunakan dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memudahkan berbuat baik, menimba ilmu, menambah wawasan yang cepat mendapatkan informasi. Bukalah Handphone untuk hal-hal yang menuju kepada kebaikan, tebarkan kebaikan,” pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Maria Yuliana/Foto: Fadli/Video: Erit Sutriedi)

Selasa, 26 Mei 2026

Gubernur Al Haris Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan

JAMBI, TIGASISI.NET - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dengan agenda Penjelasan Pimpinan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD, bertempat di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (26/05/2026).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah dan dihadiri unsur Forkopimda, para anggota dewan, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD menyampaikan penjelasan resmi terkait latar belakang, urgensi, serta substansi Ranperda Inisiatif DPRD yang diajukan. Ranperda ini diharapkan menjadi landasan hukum yang memperkuat pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPRD yang proaktif menghadirkan regulasi strategis bagi masyarakat Jambi. 

"Kami menyambut baik Ranperda Inisiatif DPRD ini. Pemerintah Provinsi Jambi siap bersinergi dan membahas bersama secara mendalam, agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan ditengah Masyarakat," ujarnya. 

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan komitmen Pemprov Jambi untuk mengawal setiap tahapan pembahasan Ranperda bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini penting agar regulasi yang disahkan nantinya implementatif, tidak tumpang tindih, serta memberikan kepastian hukum.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah menegaskan bahwa pihaknya akan mengusulkan peraturan daerah (Perda) baru yang dianggap mendesak dan sesuai dengan tata tertib DPRD serta kebutuhan nyata di lapangan.

Menurutnya, inisiatif itu lahir dari kajian fakta dan kondisi saat ini yang menuntut aturan lebih tegas untuk menjamin ketersediaan air bersih dan melindungi hak kekayaan intelektual perusahaan lokal.

“Proses pembahasan akan berjalan sesuai tata tertib DPRD. Kami menilai perda ini perlu diusulkan karena fakta di lapangan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak, terutama terkait sumber daya air bersih dan perlindungan hak cipta bagi perusahaan yang berdiri di Provinsi Jambi,” katanya. 

Ia menambahkan bahwa rancangan perda akan diprioritaskan dalam agenda pembahasan, mengingat dampak langsungnya terhadap kesejahteraan warga dan iklim usaha daerah. “Poin-poin yang akan kita angkat bersifat padat dan prioritas, terutama yang mempunyai bobot paling tinggi terhadap perlindungan publik dan pelaku usaha,” ujarnya. 

Rapat paripurna diakhiri dengan penyerahan dokumen Ranperda Inisiatif DPRD dari Pimpinan Dewan kepada Gubernur Jambi untuk dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Harun Al-Rasyid/Video: Erit Sutriedi)

© Copyright 2026 Tigasisi.id | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved