-->

Berita Terbaru

Rabu, 09 September 2026

Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani: Kendalikan Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak


Jambi - Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan kekuatan dan sumber daya dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri dan mengikuti

Rapat Koordinasi Penanganan

Kebakaran Lahan Dengan Perusahaan 

Sekitar Lahan Kebakaran Bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI.Diaz Faisal Malik Hendropriyono, B.Sc., M.P.A., 

M.B.A., M.A., Ph.D, bertempat di VIP room Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (04/09/2026).


Pada kesempatan ini Wakill Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) sekaligus Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Diaz Hendropriyono meminta  perusahaan konsesi di Jambi melakukan peremajaan sekat kanal untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di wilayah Jambi. 

"Saya minta beberapa perusahaan yang ada di Jambi walaupun di luar konsesi mereka untuk ikut membantu membuat sekat kanal, membantu mentransfer (mengalirkan) air, dari sungai-sungai terdekat," kata Wamen. 


Menurut dia, program peremajaan kanal yang mulai mengalami pendangkalan dinilai penting untuk mengaliri, memasok air dari sungai terdekat ke wilayah rawan atau terdampak kebakaran khususnya di area lahan gambut.


Untuk itu, dirinya meminta perusahaan lain di Jambi, terutama yang berada di sekitar area konsesi dapat mencontoh perusahaan yang telah menerapkan sistem transfer air dari sungai terdekat. 


Wamen menambahkan, untuk menekan peristiwa karhutla, pemerintah melalui Kementerian LH tengah menyusun surat edaran moratorium untuk memblokir seluruh aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar, tanpa pengecualian.


Wamen mengungkapkan, peraturan daerah (perda) yang sebelumnya mengizinkan pembukaan lahan berbasis kearifan lokal sebagaimana turunan dari UU No. 32 Tahun 2009 Pasal 69 Ayat 2 sementara waktu akan ditangguhkan.


Penangguhan itu dianggap penting di tengah kondisi darurat kebakaran yang melanda Tanah Air.


Selain Karhutla, Wamen Diaz juga meminta tindak lanjut terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah kota.

“Terkait TPA untuk yang di kota, nanti tolong dilihatin aja Pak Kadis LH kota, apakah TPA nya sudah dilakukan. Itu surat edaran menteri terkait apa penjagaan TPA, pengelolaan TPA,” tambahnya.


Sementara itu, Wagub Sani menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Wamen ke Provinsi Jambi, ini bentuk perhatian pemerintah pusat ke Provinsi Jambi. "Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI beserta jajaran atas 

perhatian dan dukungannya dalam memperkuat penanganan kebakaran lahan di Provinsi Jambi," ucapnya.


Wagub Sani menjelaskan, Provinsi Jambi memiliki karakteristik wilayah yang 

menjadikan persoalan kebakaran hutan dan lahan 

sebagai tantangan yang harus bersama hadapi secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, ukuran keberhasilan 

tidak semestinya hanya dilihat dari seberapa cepat api 

dapat dipadamkan setelah kebakaran terjadi. "Jauh lebih 

penting adalah seberapa kuat kita mencegah api muncul, 

seberapa cepat kita mengetahui adanya potensi 

kebakaran, dan seberapa sigap kita mengendalikan api 

sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar," jelas Wagub Sani.

"Keberadaan perusahaan di sekitar wilayah 

rawan dan lokasi kebakaran memiliki peran yang sangat 

penting. Kita membutuhkan kesiapan dan kepedulian 

bersama, baik dalam patroli, deteksi dini, kesiapan 

personel dan peralatan, maupun kecepatan dalam 

menyampaikan informasi dan melakukan penanganan 

awal ketika ditemukan titik api," pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Novriansah/Video: Reno Setiawan)

Jambi dan Provinsi Lain di Sumatra Sepakat Bentuk Forum Sumatra 10




Medan - Gubernur Jambi, Al Haris bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dan gubernur se-Sumatera mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera dalam rangka pertemuan tingkat menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Al Haris turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan berita acara pembentukan Forum Sumatera 10. 

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pembangunan antarprovinsi di Sumatera.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berkomitmen menyinkronkan rencana pembangunan dengan kebijakan nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan subregional Sumatera.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan logistik dan konektivitas antarwilayah, pembangunan ekonomi hijau, digitalisasi data pembangunan, serta peningkatan investasi dan perdagangan.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kerja sama antardaerah tersebut. Ia menilai Sumatera memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional.

“Saya mengapresiasi betul dan mengharapkan kerja sama yang dilakukan antardaerah. Pemerintah pusat juga menyusun konsep untuk membangun region Sumatera ini salah satu kekuatan ekonomi,” ujar Tito Karnavian.

Ia menambahkan, Sumatera memiliki keunggulan sumber daya alam yang luar biasa.

"Saya yakin keunggulan Sumatera itu sumber daya alamnya luar biasa baik di darat maupun yang laut," pungkasnya.

Senin, 31 Agustus 2026

Lagi, Gubernur Al Haris Bersama Pangdam TIB Turun ke Kawasan Gambut Londerang Padamkan Karhutla



TANJAB TIMUR - Gubernur Jambi Al Haris kembali turun langsung ke lapangan turut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kali ini, Gubernur Al Haris bersama Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) Mayjen TNI Arief Gajah Mada meninjau sekaligus ikut menangani karhutla di Teluk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Senin (31/8/2026).

Keduanya turun langsung ke titik karhutla untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan maksimal. Dalam kunjungan tersebut, turut mendampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin serta Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim.

Karhutla di kawasan tersebut diperkirakan telah membakar sekitar 86 hektare lahan gambut, meliputi wilayah Teluk Dawan, Londerang, Manis Mato dan sekitarnya.

Di kawasan tersebut tidak lagi ditemukan titik api aktif. Namun, asap masih terlihat mengepul di sejumlah titik. Dengan kondisi api yang mulai terkendali, tim gabungan kini fokus melakukan pendinginan di seluruh area terdampak, petugas di lapangan menargetkan proses pendinginan dapat dituntaskan secepatnya.

Gubernur Al Haris mengatakan, karakter lahan gambut membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan hanya dengan menyiram permukaan menggunakan air. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan yang bertugas di lapangan. 

"Lahan gambut ini tidak sekaligus kita siram air langsung mati. Tidak. Api terus menjalar, bahkan ketika asapnya hilang, begitu kering bisa timbul lagi. Karena itu, proses pemadaman harus dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan bara api di dalam gambut benar-benar padam," kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi kerja bersama TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni hingga pihak perusahaan WKS yang ikut menangani karhutla tersebut.

"Ini gabungan dari teman-teman TNI-Polri. Hari ini langsung Pak Pangdam turun ke lapangan bersama kami, ada Pak Danrem, Karo Ops Polda Jambi, BPBD, Manggala Agni, kemudian juga dari WKS yang aktif memantau dan mengawal agar api tidak meluas," ujarnya.

Gubernur menyebut upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode. Selain menyekat titik api, tim juga membangun intake di Sungai Batanghari untuk mendukung kebutuhan air selama proses pemadaman.

"Alhamdulillah ini sudah mulai pendinginan. Luar biasa teman-teman bekerja, mulai dari menyekat titik api sampai membangun intake di Sungai Batanghari," katanya.

Gubernur Al Haris menilai penanganan karhutla di kawasan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas.

"Inilah contoh kita kolaborasi, kebersamaan di lapangan. Kalau kita cuek saja, tidak bisa. Ini rasa memiliki kita punya, kebersamaan kita ada," tegasnya.

Senin, 17 Agustus 2026

Anwar Sadat Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI




TANJAB BARAT - Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berkobar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hujan gerimis yang turun saat upacara berlangsung tidak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan khidmat. Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kuala Tungkal, Senin (17/08). Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bertindak sebagai Inspektur Upacara.


Dalam upacara tersebut, Bupati membacakan teks Pancasila dan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat membacakan Pembukaan UUD 1945, sementara pengibaran Sang Merah Putih berlangsung khidmat diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Doa dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Upacara dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda beserta istri, Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Ketua GOW, Ketua DWP, pejabat daerah, pelajar, mahasiswa, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.


Semangat kemerdekaan juga ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih secara simbolis kepada lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan pelajar. Penyerahan tersebut menjadi simbol persatuan sekaligus pengingat pentingnya menjaga kemerdekaan melalui kecintaan terhadap tanah air dan kontribusi nyata bagi bangsa.


Pada kesempatan yang sama, diserahkan Remisi Umum I dan Remisi Umum II kepada 349 warga binaan pemasyarakatan. Pemberian remisi menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan kembali berkontribusi di tengah masyarakat.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan meneguhkan komitmen bersama dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, pengabdian, dan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pejabat daerah, peserta, dan undangan sebagai wujud kebersamaan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dari Alun-Alun Kuala Tungkal, semangat Merah Putih terus berkibar. Kemerdekaan dijaga dengan persatuan dan diisi dengan karya nyata untuk Tanjung Jabung Barat yang semakin maju.


Sabtu, 15 Agustus 2026

Paskibra Tanjab Barat Resmi Dikukuhkan Bupati Anwar Sadat

 


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengukuhkan 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung khidmat di Halaman Rumah Dinas Jabatan Bupati, Sabtu (15/08).


Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Anwar Sadat selaku Pembina Upacara. Dalam prosesi tersebut, Bupati membacakan Pernyataan Pengukuhan Anggota Paskibraka Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.


Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengucapan Ikrar Kebangsaan Republik Indonesia, penyematan Lencana Merah Putih Garuda, serta pemasangan kendit secara simbolis kepada pemimpin upacara oleh Pembina Upacara.


Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, kehormatan, dan semangat kebangsaan.


"Kalian adalah generasi terpilih. Jaga kehormatan, jaga nama baik daerah, dan tunjukkan pengabdian terbaik pada saat bertugas nanti," ujar Bupati.


Bupati juga mengingatkan para anggota Paskibraka untuk menjadikan disiplin dan kebersamaan sebagai karakter dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda.


"Pada hari ini kalian diberi amanah serta kehormatan besar untuk membawa dan mengibarkan Bendera Merah Putih. Untuk itu, jadikan disiplin sebagai karakter, bangun kebersamaan dan semangat kebangsaan, terus belajar dan tingkatkan prestasi, serta jauhi narkoba. Jadilah teladan bagi generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan cinta tanah air," lanjutnya.


Selain itu, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pelatih dan pembina Paskibraka yang telah memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para anggota Paskibraka.


Bupati berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjadi kebanggaan orang tua dan mampu menjadi generasi yang tangguh dalam meneruskan estafet pembangunan bangsa.


"Tunjukkan bahwa anak-anak Paskibraka adalah anak-anak yang tangguh untuk estafet bangsa," ujarnya.


Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama pimpinan daerah serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan.


Turut hadir Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Katamso, SA, S.E., M.E., Ketua DPRD yang diwakili Ketua Komisi II H. Syufrayogi Syaiful, S.IP., M.H., Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., Kapolres yang diwakili Wakapolres Kompol Andi Musahar, S.H., M.H., Kajari yang diwakili Kasi Pidsus Agrin Nico Reval, S.H., KPN yang diwakili Hakim Dipa Rivaldi, S.H., M.H., Dandim yang diwakili Danramil Ilir, Kantor Pengadilan Agama, para Pejabat Tinggi Pratama, Ketua GOW GOW, Ketua DWP, para pelatih Paskibraka; orang tua/wali anggota Paskibraka, serta tamu undangan lainnya.

Senin, 10 Agustus 2026

Anwar Sadat Pimpin Apel HUT Tanjab Barat ke - 61

 


Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61 dengan menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat di Alun-alun Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Senin, (10/8).


Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dan dihadiri Wakil Bupati Katamso, S.A., S.E., M.E, Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua Persit, Ketua Bayangkari, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta tokoh masyarakat.


Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa usia 61 tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah menunjukkan banyak kemajuan di berbagai bidang.


"61 tahun sudah perjalanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah menunjukkan banyak kemajuan di berbagai bidang. Kemajuan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perikanan, pertanian, UMKM, dan tata kelola pemerintahan," ujar Bupati.


Bupati menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama, pengabdian, dan perjuangan para pendahulu serta seluruh elemen masyarakat.


Beberapa indikator pembangunan juga menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Tanjung Jabung Barat terus mengalami perbaikan hingga di angka 5,28%.


"Salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Daerah terus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan keterampilan, akses pembiayaan, legalitas usaha, dan sertifikasi produk," jelasnya.


Sebelum mengakhiri pidatonya, Bupati menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendiri daerah, Bupati dan Wakil Bupati terdahulu, TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi untuk kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Rangkaian Kegiatan HUT ke-61

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan dua agenda penting.


Pertama, Pelepasan Peserta Jambore Nasional asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bupati secara simbolis melepas keberangkatan para peserta yang akan mewakili Tanjab Barat di tingkat nasional. 


"Jaga nama baik daerah, tunjukkan semangat dan kekompakan. Jadikan Jambore ini sebagai ajang belajar dan membawa pulang prestasi untuk Tanjab Barat," pesan Bupati.


Kedua, Pemberian Penghargaan kepada Lurah dan Kepala Desa Berprestasi  tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah atas dedikasi dan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.


Adapun penerima penghargaan tersebut yaitu: 

1.  Juara I Kelurahan: Alfizan Fajri,S.STP, ME - Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir

2.  *Juara II Kelurahan*: Ibrahim, S.Sos.I - Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam  

3.  *Juara III Kelurahan*: Surapto - Kelurahan Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam

4.  *Juara I Desa*: Rahmin - Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik

5.  *Juara II Desa*: Hasipni - Desa Merlung, Kecamatan Merlung

6.  *Juara III Desa*: Nuraina, S.Ak - Desa Sungai Rotan, Kecamatan Renah Mendaluh


Total dana pembinaan yang diserahkan sebesar *Rp12.000.000*.


"Selamat kepada para Lurah dan Kades yang berprestasi. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadi teladan bagi desa dan kelurahan lainnya," tambah Wakil Bupati Katamso.


Upacara dan rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa bersama dan sesi foto bersama.


Dengan semangat HUT ke-61, Pemkab Tanjab Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mewujudkan Tanjung Jabung Barat yang BERKAH Madani.

© Copyright 2026 Tigasisi.id | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved