-->

Berita Terbaru

Rabu, 09 September 2026

Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani: Kendalikan Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak


Jambi - Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan kekuatan dan sumber daya dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri dan mengikuti

Rapat Koordinasi Penanganan

Kebakaran Lahan Dengan Perusahaan 

Sekitar Lahan Kebakaran Bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI.Diaz Faisal Malik Hendropriyono, B.Sc., M.P.A., 

M.B.A., M.A., Ph.D, bertempat di VIP room Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (04/09/2026).


Pada kesempatan ini Wakill Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) sekaligus Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Diaz Hendropriyono meminta  perusahaan konsesi di Jambi melakukan peremajaan sekat kanal untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di wilayah Jambi. 

"Saya minta beberapa perusahaan yang ada di Jambi walaupun di luar konsesi mereka untuk ikut membantu membuat sekat kanal, membantu mentransfer (mengalirkan) air, dari sungai-sungai terdekat," kata Wamen. 


Menurut dia, program peremajaan kanal yang mulai mengalami pendangkalan dinilai penting untuk mengaliri, memasok air dari sungai terdekat ke wilayah rawan atau terdampak kebakaran khususnya di area lahan gambut.


Untuk itu, dirinya meminta perusahaan lain di Jambi, terutama yang berada di sekitar area konsesi dapat mencontoh perusahaan yang telah menerapkan sistem transfer air dari sungai terdekat. 


Wamen menambahkan, untuk menekan peristiwa karhutla, pemerintah melalui Kementerian LH tengah menyusun surat edaran moratorium untuk memblokir seluruh aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar, tanpa pengecualian.


Wamen mengungkapkan, peraturan daerah (perda) yang sebelumnya mengizinkan pembukaan lahan berbasis kearifan lokal sebagaimana turunan dari UU No. 32 Tahun 2009 Pasal 69 Ayat 2 sementara waktu akan ditangguhkan.


Penangguhan itu dianggap penting di tengah kondisi darurat kebakaran yang melanda Tanah Air.


Selain Karhutla, Wamen Diaz juga meminta tindak lanjut terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah kota.

“Terkait TPA untuk yang di kota, nanti tolong dilihatin aja Pak Kadis LH kota, apakah TPA nya sudah dilakukan. Itu surat edaran menteri terkait apa penjagaan TPA, pengelolaan TPA,” tambahnya.


Sementara itu, Wagub Sani menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Wamen ke Provinsi Jambi, ini bentuk perhatian pemerintah pusat ke Provinsi Jambi. "Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI beserta jajaran atas 

perhatian dan dukungannya dalam memperkuat penanganan kebakaran lahan di Provinsi Jambi," ucapnya.


Wagub Sani menjelaskan, Provinsi Jambi memiliki karakteristik wilayah yang 

menjadikan persoalan kebakaran hutan dan lahan 

sebagai tantangan yang harus bersama hadapi secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, ukuran keberhasilan 

tidak semestinya hanya dilihat dari seberapa cepat api 

dapat dipadamkan setelah kebakaran terjadi. "Jauh lebih 

penting adalah seberapa kuat kita mencegah api muncul, 

seberapa cepat kita mengetahui adanya potensi 

kebakaran, dan seberapa sigap kita mengendalikan api 

sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar," jelas Wagub Sani.

"Keberadaan perusahaan di sekitar wilayah 

rawan dan lokasi kebakaran memiliki peran yang sangat 

penting. Kita membutuhkan kesiapan dan kepedulian 

bersama, baik dalam patroli, deteksi dini, kesiapan 

personel dan peralatan, maupun kecepatan dalam 

menyampaikan informasi dan melakukan penanganan 

awal ketika ditemukan titik api," pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Novriansah/Video: Reno Setiawan)

Jambi dan Provinsi Lain di Sumatra Sepakat Bentuk Forum Sumatra 10




Medan - Gubernur Jambi, Al Haris bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dan gubernur se-Sumatera mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera dalam rangka pertemuan tingkat menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Al Haris turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan berita acara pembentukan Forum Sumatera 10. 

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pembangunan antarprovinsi di Sumatera.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berkomitmen menyinkronkan rencana pembangunan dengan kebijakan nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan subregional Sumatera.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan logistik dan konektivitas antarwilayah, pembangunan ekonomi hijau, digitalisasi data pembangunan, serta peningkatan investasi dan perdagangan.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kerja sama antardaerah tersebut. Ia menilai Sumatera memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional.

“Saya mengapresiasi betul dan mengharapkan kerja sama yang dilakukan antardaerah. Pemerintah pusat juga menyusun konsep untuk membangun region Sumatera ini salah satu kekuatan ekonomi,” ujar Tito Karnavian.

Ia menambahkan, Sumatera memiliki keunggulan sumber daya alam yang luar biasa.

"Saya yakin keunggulan Sumatera itu sumber daya alamnya luar biasa baik di darat maupun yang laut," pungkasnya.

Selasa, 08 September 2026

Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara



Batang Hari - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026). 


Rapat ini turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, perwakilan unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait.


Salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut adalah kebakaran di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS), Kabupaten Batang Hari.


Al Haris menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan langkah yang terukur. 


Selain pemadaman di lapangan, pemerintah juga menyiapkan upaya modifikasi cuaca atau Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 10 September 2026 mendatang untuk membantu mengatasi kondisi cuaca yang masih menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.


“Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya,” ujar Al Haris.


Al Haris mengakui, kondisi tanpa hujan membuat penanganan karhutla semakin berat. Selain faktor cuaca, jumlah personel yang dikerahkan juga terus bertambah untuk memperkuat operasi di lapangan.


"Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih," ungkapnya.


Menurut Al Haris, seluruh unsur terkait harus terus memperkuat koordinasi dan bekerja sungguh-sungguh agar kebakaran dapat segera dikendalikan.


"Intinya kita disini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh," tegas Al Haris.


Hingga saat ini, kebakaran telah menghanguskan ratusan hektare lahan dan sejumlah titik api masih terpantau menyala.


Kondisi tersebut membuat penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat, terukur, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait. (Diskominfo Provinsi Jambi/nst/*)

Senin, 31 Agustus 2026

Lagi, Gubernur Al Haris Bersama Pangdam TIB Turun ke Kawasan Gambut Londerang Padamkan Karhutla



TANJAB TIMUR - Gubernur Jambi Al Haris kembali turun langsung ke lapangan turut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kali ini, Gubernur Al Haris bersama Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) Mayjen TNI Arief Gajah Mada meninjau sekaligus ikut menangani karhutla di Teluk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Senin (31/8/2026).

Keduanya turun langsung ke titik karhutla untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan maksimal. Dalam kunjungan tersebut, turut mendampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin serta Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim.

Karhutla di kawasan tersebut diperkirakan telah membakar sekitar 86 hektare lahan gambut, meliputi wilayah Teluk Dawan, Londerang, Manis Mato dan sekitarnya.

Di kawasan tersebut tidak lagi ditemukan titik api aktif. Namun, asap masih terlihat mengepul di sejumlah titik. Dengan kondisi api yang mulai terkendali, tim gabungan kini fokus melakukan pendinginan di seluruh area terdampak, petugas di lapangan menargetkan proses pendinginan dapat dituntaskan secepatnya.

Gubernur Al Haris mengatakan, karakter lahan gambut membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan hanya dengan menyiram permukaan menggunakan air. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan yang bertugas di lapangan. 

"Lahan gambut ini tidak sekaligus kita siram air langsung mati. Tidak. Api terus menjalar, bahkan ketika asapnya hilang, begitu kering bisa timbul lagi. Karena itu, proses pemadaman harus dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan bara api di dalam gambut benar-benar padam," kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi kerja bersama TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni hingga pihak perusahaan WKS yang ikut menangani karhutla tersebut.

"Ini gabungan dari teman-teman TNI-Polri. Hari ini langsung Pak Pangdam turun ke lapangan bersama kami, ada Pak Danrem, Karo Ops Polda Jambi, BPBD, Manggala Agni, kemudian juga dari WKS yang aktif memantau dan mengawal agar api tidak meluas," ujarnya.

Gubernur menyebut upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode. Selain menyekat titik api, tim juga membangun intake di Sungai Batanghari untuk mendukung kebutuhan air selama proses pemadaman.

"Alhamdulillah ini sudah mulai pendinginan. Luar biasa teman-teman bekerja, mulai dari menyekat titik api sampai membangun intake di Sungai Batanghari," katanya.

Gubernur Al Haris menilai penanganan karhutla di kawasan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas.

"Inilah contoh kita kolaborasi, kebersamaan di lapangan. Kalau kita cuek saja, tidak bisa. Ini rasa memiliki kita punya, kebersamaan kita ada," tegasnya.

Minggu, 30 Agustus 2026

Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Kelurahan Cempaka Putih, Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

JAMBI - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH meninjau langsung lokasi kebakaran yang menimpa warga di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pastikan bantuan segera disalurkan, Minggu (30/8/2026) sore.


Dalam kunjungan tersebut Gubernur Al Haris didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Kepala Dinas Sosial Provinsi dan Kota Jambi, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jambi, serta tokoh masyarakat setempat.

“Kita sengaja datang langsung untuk melihat kondisi masyarakat yang rumahnya mengalami kebakaran Sabtu kemaren. Ada 15 unit rumah yang hangus total dan 4 unit mengalami rusak ringan,” ujar Gubernur Al Haris.


Orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi akan berupaya memberikan bantuan dan mencari solusi terbaik bagi warga yang terdampak.

“Pemerintah tidak akan membiarkan, ini kewajiban kami membantu warga kami. Insya Allah kami akan berdiskusi untuk kelanjutannya seperti apa sambil kami mencari tempat tinggal yang baru,” ucap Gubernur Al Haris.


Gubernur Al Haris juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga. Menurutnya, selain kerugian materi, dampak psikologis dan kesehatan warga juga menjadi perhatian serius pemerintah.

“Apapun namanya musibah, dampaknya luar biasa. Trauma, kesehatan mental, dan kondisi fisik warga pasti terganggu. Apalagi saat ini musim kemarau, udara kita juga tidak sehat karena kabut asap,” kata Gubernur Al Haris.


Saat ini para korban sementara ditampung di tenda darurat yang disiapkan oleh Dinas Sosial Kota Jambi. Melihat kondisi tersebut, Gubernur Al Haris  meminta agar segera dicarikan tempat penampungan sementara yang lebih layak dan permanen.

“Saya sudah minta Kadis Sosial Provinsi dan Pak Kadis Sosial Kota Jambi segera mencarikan tempat bagi warga untuk tinggal sementara, sampai rumah mereka bisa kembali ditempati. Tidur di tenda dan di lantai tanah dalam waktu lama tentu tidak baik untuk kesehatan, apalagi anak-anak dan lansia,” tegasnya.


Untuk meringankan beban korban, Pemerintah Provinsi Jambi akan menyalurkan bantuan melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Bantuan juga akan disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Jambi. 

“Kami pemerintah, baik Provinsi maupun Kota Jambi, hadir untuk memberikan simpati dan perhatian. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan dan warga segera bangkit dari musibah ini,” pungkas Gubernur Al Haris.


Pemprov Jambi bersama Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan seluruh kebutuhan dasar korban terpenuhi hingga proses pemulihan selesai.


Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris menyerahkan secara simbolis bantuan BAZNAS Provinsi jambi senilai 50 juta dan kasur 50 lembar, selimut 50 lembar, makanan siap saji 100 paket, family kit 20 paket, makanan anak 56 paket, terpal 20 lembar. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan pakaian, perlengkapan mandi, perlengkapan tidur, makanan, serta kebutuhan lainnya untuk membantu warga selama berada di masa tanggap darurat.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, pada saat mendampingi Gubernur Al Haris menjelaskan, untuk tahap awal, Pemerintah Kota Jambi telah menyalurkan bantuan kepada setiap kepala keluarga terdampak. 

“Untuk saat ini dari Pemerintah Kota, sesuai arahan Bapak Wali Kota sudah menyampaikan bantuan sekitar 2 juta per rumah per KK. Dari rekan-rekan BAZNAS juga ikut menyalurkan bantuan,” jelasnya.


Selain bantuan tunai, Pemkot Jambi juga menyiapkan skema pemulihan rumah warga. Rekonstruksi rumah akan segera dievaluasi dan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). 

Selasa, 25 Agustus 2026

Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan


Sarolangun – Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Selasa (25/08/2026).


Al Haris datang untuk memastikan proses pemadaman dan penanganan karhutla berjalan maksimal. Ia bahkan ikut turun memadamkan api bersama Bupati Sarolangun, Wakil Bupati Sarolangun, Ketua DPRD Sarolangun, Kapolres Sarolangun, Dandim 042 Sarko dan petugas di lapangan.


Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan. Kondisi ini menjadi perhatian karena lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut yang berpotensi kembali terbakar jika bara api masih tersisa di dalam tanah.


Di sela-sela penanganan, Al Haris langsung menghubungi Satgas udara untuk meminta dukungan waterbombing. Pesawat tersebut dibutuhkan untuk membantu proses pendinginan di titik-titik yang masih berpotensi memunculkan api.


"Ini api sudah dapat dikendalikan, ini butuh waterbombing untuk pendinginan," ujar Al Haris.


Menurut Al Haris, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Sejumlah unsur telah diterjunkan ke lokasi, mulai dari Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, TNI, Polri hingga unsur pemerintah daerah.


"Hari ini kami dengan Bupati Sarolangun, Pak Dandim, Kapolres, Kejari, Ketua DPRD, Kepala BPBD Provinsi Jambi, kami langsung ke lokasi tempat Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun," kata Al Haris.


Gubernur menjelaskan, kebakaran telah terjadi sejak sehari sebelumnya dan melanda sejumlah lahan masyarakat. Karena berada di kawasan gambut, proses pemadaman tidak bisa dilakukan secara cepat dan membutuhkan pendinginan secara menyeluruh.


"Ini saat ini sedang dilakukan pendinginan. Karena ini lahan gambut sehingga tidak mudah untuk memadamkan apinya. Kita masih butuh waterbombing dan mudah-mudahan segera dipadamkan," ujarnya.


Al Haris juga meminta seluruh petugas tetap siaga setelah api berhasil dipadamkan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan petugas harus menjadi perhatian selama proses penanganan karhutla.


"Petugas yang di lapangan juga minta diperhatikan makanannya, keselamatan dan kesehatan. Minta pos kesehatan siaga dekat sini," tegasnya.


Al Haris turut mengajak masyarakat ikut membantu mencegah meluasnya karhutla. Ia berharap dengan kekuatan tim yang solid, api di Lubuk Kepayang dapat segera benar-benar padam dan tidak kembali muncul.


Selain meninjau langsung penanganan karhutla, Al Haris juga memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak kebakaran di sekitar lokasi.


"Kita berharap seluruh masyarakat juga membantu kita. Ada Manggala Agni, juga Masyarakat Peduli Api, lengkap semuanya. Mudah-mudahan dengan tim yang solid ini insyaallah secepat mungkin api dipadamkan.

Senin, 13 Juli 2026

Gubernur Al Haris Siap Berlaga Lawan Tim Urawa


Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris, dijadwalkan membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola Urang Awak (Urawa) VI se-Sumatera yang akan digelar di Stadion Swarna Bhumi Jambi, pada Sabtu (22/8/2026) mendatang.

"Nanti tanggal 22 insyaallah pagi kita akan membuka turnamen sepak bola Urawa di Stadion Swarna Bhumi," kata Al Haris saat pertemuan dengan tim Urawa Legend.


Dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi tersebut turut dihadiri Kadis Kominfo Jambi Ariansyah, Ketua Panitia Pelaksana Indra Martinus, Sesepuh Urawa Jambi Sofriadi, serta Firma Satria.


Nantinya, Gubernur Al Haris tak hanya membuka turnamen sepak bola. Namun, orang nomor satu di Provinsi Jambi itu juga dijadwalkan akan turun langsung ke lapangan hijau untuk mengikuti laga persahabatan antara Tim Gubernur Jambi melawan Urawa.


Turnamen Urawa Cup VI ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Agustus 2026. Ajang ini akan mempertemukan delapan tim, terdiri atas enam tim perwakilan dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera, serta dua tim dari Singapura dan Malaysia.


Turnamen tersebut dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris sekaligus turun langsung ke lapangan untuk melakukan pertandingan persahabatan dengan Tim Urawa Legend. (Adv)

Rabu, 08 Juli 2026

Gubernur Al Haris Pimpin Rapat Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Triwulan II TA 2026


JAMBI - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bersama seluruh pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi melaksanakan Rapat Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Provinsi Jambi Triwulan II Tahun Anggaran 2026, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (08/07/2026) malam.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Al Haris ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd,I, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH, para asisten dan staf ahli serta kepala OPD dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi. Kegiatan ini bertujuan meninjau capaian fisik dan keuangan program pembangunan, mengidentifikasi hambatan pelaksanaan, serta menyusun langkah percepatan dan perbaikan untuk memastikan target RPJMD dan capaian APBD 2026 tercapai tepat waktu.

Ada beberapa poin pembahasan utama pada rapat yang dilaksanakan secara tertutup ini, antara lain: - Evaluasi capaian fisik dan serapan anggaran triwulan II 2026 untuk program prioritas. - Identifikasi proyek yang tertunda serta rencana percepatan penyelesaian pekerjaan. - Langkah koordinasi antar-pemangku kepentingan untuk mengatasi permasalahan pengadaan dan pembayaran. - Penguatan monitoring dan evaluasi serta pelaporan berkala untuk memastikan akuntabilitas.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya sinergi antar OPD dan untuk mengakselerasi realisasi kegiatan strategis bisa tercapai sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. 

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris meminta seluruh kepala OPD memberikan laporan capaian secara transparan dan mengajukan solusi konkret untuk setiap kendala yang ditemukan.

Dan untuk para OPD yang ada pos penerimaan Gubernur Al Haris menekankan agar bekerja secara maksimal untuk meningkatkan penerimaan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD).  

Selain itu, Gubernur Al Haris juga mengingatkan pentingnya menjaga tata kelola anggaran yang baik serta memperhatikan aspek keberlanjutan dan manfaat langsung bagi masyarakat. 

“Kita harus pastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberi manfaat nyata bagi warga Jambi—baik dari segi infrastruktur yang lebih baik, layanan kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan, maupun mutu pendidikan yang meningkat,” ujar Gubernur Al Haris.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk mempercepat realisasi program yang belum mencapai target dan memperbaiki mekanisme pelaporan sehingga evaluasi selanjutnya menunjukkan perbaikan signifikan. 

Minggu, 05 Juli 2026

Gubernur Al Haris Harap Kenduri Sko Jadi Pemersatu dan Dorong Perbaikan Sarana Desa



KERINCI - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH yang bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam dan isteri Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) yang bergelar Karang Setio, berharap Kenduri Sko menjadi momen pemersatu dan dorongan bagi perbaikan sarana-prasarana desa demi kesejahteraan warga. Harapan tersebut disampaikannya saat menghadiri Kenduri Sko 5 

Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat Tahun 2026, bertempat di Lapangan Bola Kaki Bukit Pulai - Tanjung Pauh Mudik, Kabupaten Kerinci, Minggu (05/07/2026).

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Kenduri Sko berbeda dengan perayaan keagamaan tahunan seperti Idul Fitri karena bersifat berkala setiap lima tahun, sehingga menjadi kesempatan langka untuk menghimpun kembali tradisi yang diwariskan oleh leluhur. "Hidup dengan sejarah panjang, budaya, kemudian juga adat istiadat yang hari ini kita kumpulkan di lima tahun sekali," ujar Gubernur, seraya menekankan pentingnya menjaga dan mempraktikkan adat secara sempurna agar nilai-nilai tersebut terus hidup di tengah masyarakat.


Gubernur Al Haris juga menanggapi keluhan warga terkait infrastruktur. Tokoh masyarakat dan panitia acara, menyampaikan masalah jembatan dan banjir yang kerap melanda kawasan Tanjung Pauh mudik terutama saat hujan deras dari aliran hulu. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Al Haris berjanji akan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan instansi terkait untuk melakukan kajian segera terhadap potensi dan penyebab banjir, serta merumuskan langkah penanganan, termasuk rehabilitasi saluran dan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.

“Kalau tidak ada dana di daerah, kita akan mengajukan ke pusat. Kalau perlu, kami tangani secara bertahap dari anggaran provinsi. Meski pelan-pelan, insya Allah akan kami upayakan,” lanjutnya.


Gubernur Al Haris juga menyampaikan apresiasi kepada tokoh yang turut mendukung pelaksanaan Kenduri Sko, serta memberikan ucapan terima kasih atas kerja panitia, termasuk sumbangan dari kalangan pemuda setempat. Ia menyinggung pula figur-figur pemerintahan daerah lama, menyerukan penghargaan terhadap pengalaman para tokoh yang pernah memimpin, dan memberi semangat agar acara adat terus hidup.

"Kita minta balai untuk melihat berapa potensinya, berapa masalahnya di atas itu. Kalau tidak ada dana dari pusat, kami upayakan secara bertahap untuk melakukan penanganan," ujar Gubernur.


Ia menegaskan bahwa banjir merupakan persoalan kemanusiaan yang mengancam jiwa, harta benda, dan kelangsungan ekonomi serta pertanian warga. Karena itu, penanganan menjadi prioritas pemerintah daerah.

"Kenduri Sko, sebuah tradisi turun-temurun yang masih dipraktikkan di beberapa daerah dan  komunitas di Jambi, kembali mendapat sorotan karena perannya dalam melestarikan nilai, kearifan lokal, dan identitas budaya nenek moyang. Untuk itu perlunya bagi kita 

membudayakan dan generasi muda yang mulai melihat pentingnya menjaga warisan tersebut dari kepunahan," sebutnya.


Selain itu Gubernur Al Haris juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat Tanjung Pauh Mudik atas komitmen menjaga dan mengembangkan tradisi Kenduri Sko secara berkelanjutan. Menurutnya, festival budaya seperti Kenduri Sko memegang peranan penting dalam pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah arus globalisasi.


Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan dana CSR bank Jambi senilai 25 juta untuk lima desa.


Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, M.Si menyambut baik upaya pelestarian adat dan budaya yang terus dilakukan oleh masyarakat Tanjung Pauh. "Adat lamu, pusako, dan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh nenek moyang merupakan identitas dan kekuatan sosial kita. Kita harus bersama-sama menjaga pusat-pusat adat tersebut agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang," ujar Bupati.

"Saya mencatat dan mengapresiasi rangkaian ungkapan adat yang disampaikan di sini — mulai dari Iyo-iyo, Nek Mamak, Depatai, Kato Rajo, Kato Melimpah, hingga siratat lainnya yang selama ini menjadi peneguh tata adat di desa-desa kita. Melalui momen ini mari kita teguhkan komitmen untuk melestarikan adat-istiadat dan memperkuat solidaritas antarwarga," tambahnya.

"Di sisi lain, tantangan zaman tidak bisa kita abaikan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa kemudahan sekaligus ancaman. Kita harus waspada dan mengambil peran aktif mengarahkan anak, cucu, dan keponakan agar memanfaatkan teknologi secara bijak. Saat ini muncul masalah serius seperti maraknya judi online dan peredaran narkotika yang merusak sendi keluarga dan masyarakat, bahkan menyebabkan meningkatnya kasus perceraian. Untuk itu, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, tokoh adat, serta keluarga untuk bersama-sama melakukan pengawasan, pendidikan nilai, dan pembinaan generasi muda," lanjutnya.

"Kepada para orang tua, khususnya bagi anak metino dan anak jantan di Tanjung Pauh, tunjukkan teladan yang baik. Ajarkan mereka kearifan lokal, disiplin, serta kemampuan menghadapi godaan teknologi. Adat nenek moyang kita dulu menekankan ketahanan pangan, banyak pemukiman dekat sumber air dan sawah. Oleh karena itu, mari kita pertahankan dan kembalikan fungsi sawah sebagai bagian dari ketahanan pangan keluarga dan desa," pungkas Bupati.


Pada Kenduri Sko kali ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi, S.Pd., Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. beserta Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ners., Wakil Bupati Kerinci beserta Ketua GOW Kabupaten Kerinci., Wakil Wali Kota Sungai Penuh beserta Ketua GOW Kota Sungai Penuh, para OPD Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci para tokoh masyarakat dan para undangan lainnya. 

Rabu, 24 Juni 2026

Hj. Hesti: Sholawat Jadi Amal Nyata



SUNGAIPENUH  - Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) menegaskan makna sesungguhnya dari sholawat, sebuah jalinan cinta dan pengagungan dari seorang hamba kepada Nabinya, yang terwujud dalam doa, pujian, dan amal nyata. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat yang dirangkaikan dengan kegiatan Supervisi dan Evaluasi Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Kota Sungai Penuh, Kerinci, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh Alpian, S.E., M.M., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns, para OPD terkait di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh, BAZNAS Kota Sungai Penuh, jajaran pengurus dan kader PKK, para pemangku kepentingan Kota Sungai Penuh dan undangan lainnya.  

Dalam sambutan dan arahannya Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesti Haris mengajak untuk menjadikan sholawat bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai bagian dari pembiasaan yang mampu menghadirkan ketenangan, mempererat ukhuwah, serta membangun lingkungan sosial yang lebih harmonis."Gerakan ini juga diharapkan menjadi ruang bersama dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama," ujarnya.

"Sholawat Nabi merupakan amalan utama dalam Islam yang memiliki banyak manfaat spiritual, terutama untuk menenangkan hati dan pikiran. Membaca shalawat secara rutin sejatinya dapat meredakan kegelisahan, menghilangkan kesedihan, serta membantu seseorang menghadapi tekanan hidup dengan lebih tenang dan penuh harapan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Hj. Hesti juga menyoroti maraknya penggunaan teknologi handphone seperti gadget, internet cepat, dan AI di kalangan anak usia dini mulai jadi perhatian orang tua. "Dampak positifnya untuk anak jadi cepat mengakses ilmu, kreatif, dan melek digital. Tapi sisi negatifnya juga nyata. Dokter anak dan psikolog mencatat kenaikan kasus anak susah fokus, tantrum saat gadget disita, tidur berantakan, sampai berkurangnya interaksi langsung dengan keluarga,” ucapnya.

"Anak kita harus dibentengi ilmu agama. Orang tuanya membatasi screen time 1 jam/hari, tapi menggantinya dengan ngaji habis maghrib, hafalan surat pendek, dan diskusi akhlak sebelum tidur," lanjutnya.

Dalam sosialisasi tersebut Hj. Hesti Haris mengajak peserta untuk memahami makna sholawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW dan sarana memperkokoh akhlak. Ia menekankan gerakan ini bukan seremonial, tapi ajakan rutin menghidupkan majelis sholawat di lingkungan RT, sekolah, hingga kantor.

Selain itu, Hj. Hesti Haris juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah negeri Melayu, dari dulu identik dengan pantun Melayunya, untuk itu dirinya menyerukan penguatan kembali tradisi berpantun sebagai upaya melestarikan identitas Melayu dalam kehidupan sehari-hari. 

Ia menuturkan pengalamannya saat menghadiri acara resmi di Jakarta, di mana penggunaan pantun tetap relevan bahkan dalam forum tingkat tinggi. Hal ini menegaskan bahwa tradisi pantun dapat diaplikasikan di berbagai konteks serta menjadi media komunikasi yang elegan dan bermartabat.

Menurutnya, berpantun bukan sekadar hiburan pada acara adat atau pernikahan, melainkan bagian penting dari kualitas kebudayaan Melayu yang perlu dikembalikan ke ruang-ruang keseharian. “Kita harus menggerakkan kembali tradisi lama, termasuk berpantun,” kata Hesti Haris.

Ia menegaskan komitmen pemerintahan kota untuk terus mendorong gerakan berpantun sebagai bagian strategi pelestarian budaya Melayu. Langkah konkret meliputi integrasi pantun dalam kegiatan PKK, pelatihan pembuatan pantun, serta kolaborasi dengan lembaga adat dan psikolog untuk memperkuat kualitas penyampaian.

Dalam sesi wawancaranya dengan rekan-rekan media, Hj. Hesti Haris menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Sungai Penuh yang telah merespon bahkan telah melaksanakan dan mengajak masyarakat Kota Sungai Penuh untuk bersholawat. “Alhamdulillah di Sungai Penuh dimulai, wali kota sudah sangat paham sehingga para anggota PKK kota sudah mulai melaksanakannya. Bahkan sudah dirasakan oleh masyarakat manfaat bersholawat,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyerukan pentingnya kebersamaan dan kesiapan menghadapi dampak digitalisasi pada hari ini. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memberikan pelayanan bagi seluruh warga, sekaligus mengingatkan bahwa kemajuan teknologi dan globalisasi membawa pengaruh positif maupun tantangan. “Dengan adanya sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat bisa membawa perubahan tingkah laku generasi muda kearah yang lebih baik,” sebutnya.

Alfin juga mengajak masyarakat meningkatkan kemampuan berpikir kritis agar bisa membedakan antara fakta, opini, dan kepentingan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak jelas asal-usulnya. Ia menekankan perlunya pendidikan dan pembinaan bagi semua kelompok usia—termasuk generasi muda dan warga lanjut usia. “Dengan adanya kita bersholawat akan mempermudah segala urusan,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua TP PKK Provinsi Jambi bersama rombongan di Kota Sungai Penuh dalam rangka kegiatan sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat dan kegiatan Supervisi dan Evaluasi Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi. “Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran sosial dan pemberdayaan perempuan serta mendorong berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat,” katanya. 

Acara ditutup dengan pembacaan sholawat bersama dan doa untuk Provinsi Jambi yang aman, damai, dan berkah.

Pada kesempatan itu, TP PKK Provinsi Jambi juga menyerahkan bantuan buku panduan Belajar Mandiri Metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an yang merupakan dukungan dari BAZNAS Provinsi Jambi. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi Al-Qur’an di lingkungan keluarga dan masyarakat. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Harun Al Rasyid/Video: Ardi Susianto/Driver: Agus Supriyanto)

Selasa, 23 Juni 2026

Gubernur Jambi Kukuhkan Pejabat BPKP

 


JAMBI, TIGASISI . NET  - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengukuhkan Zulherizal sebagai Kepala Perwakilan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan) Provinsi Jambi, menggantikan Mardiyanto Arif Rakhmadi. Pengukuhan tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (23/06/2026) pagi. Hadir pada kesempatan tersebut para unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Bupati/Wali Kota, Pimpinan Instansi Vertikal, para Pejabat BPKP Provinsi Jambi, para kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan undangan lainnya. 

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menegaskan kepada semua pihak untuk bersinergi membangun komitmen bersama untuk mengawal penggunaan keuangan daerah yang harus dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa saat ini jabatan Kepala BPKP adalah setara dengan Menteri. Hal ini menunjukkan pentingnya peranan BPKP. Ia menilai bahwa peran BPKP tidak hanya sebatas melakukan audit, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan kajian dan rekomendasi terhadap berbagai kebijakan pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya peran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam mengawal jalannya program pembangunan dan pengelolaan keuangan negara di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPKP menjadi kunci untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan tepat sasaran, efektif, dan bebas dari penyimpangan. “Kita perlu merapatkan barisan mengawal program pusat di daerah agar tepat sasaran, efektif, dan efisien, serta tidak menimbulkan kerugian negara. Keuangan yang masuk di Jambi ini tugas kita untuk mengawalnya,” ungkap Gubernur Al Haris.

Dijelaskan Gubernur Al Haris, BPKP tidak hanya berperan dalam masalah tetapi juga bagaimana dapat melakukan kajian dalam mengambil langkah-langkah kebijakan di lapangan. “Rekomendasi dari BPKP itu luar biasa mencermati apapun hal-hal yang seperti kebijakan. Saya sering meminta BPKP untuk mengkaji apakah suatu kebijakan ini bisa diterapkan di daerah. Maka sering saya itu meminta BPKP untuk mengkaji menilai, menganalisa. Itulah bahan saya nanti mengambil keputusan,” jelasnya.

Gubernur Al Haris juga meminta agar pemerintah daerah bersama BPKP bersinergi dan dapat bergerak cepat ketika menemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran. Langkah cepat tersebut, menurutnya, sangat penting untuk mencegah potensi kerugian negara yang lebih besar. “Kita harus cepat dalam mengambil langkah kalau ada indikasi penyimpangan, agar tidak banyak kerugiannya. Silahkan audit cepat apabila ada informasi dari media. Kita audit agar bisa dibenahi,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga meminta agar Bupati/Wali Kota jika bimbang dalam mengambil langkah-langkah strategis di lapangan, boleh menyurati BPKP dan meminta analisa untuk menentukan kebijakan. “Alhamdulillah, setiap rekomendasi yang dikasih ke saya, saya baca dan ditindaklanjuti apa yang menjadi saran dari BPKP pada kita. Dan kajian tersebut tepat sekali. Ke depan, kita semua bekerja dengan sungguh-sungguh bahwa tugas kita hari ini bagaimana mengawal keuangan negara ini agar betul-betul dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya supaya rakyat kita merasakan. Meskipun kondisi negara di dunia ini tidak baik-baik saja, tapi kita berusaha agar Indonesia khususnya Jambi ini tetap stabil. Ekonomi kita juga cukup baik, rakyat juga nyaman sehingga pembangunan di daerah berlangsung dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Maria Yuliana/Foto: Fadli/Video: Erit Sutriedi)

Jumat, 19 Juni 2026

Jubir Pemprov Jambi Ariansyah Bantah TKI Korban Penganiayaan di Malaysia Berasal dari Bungo



JAMBI, TIGASISI.NET - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial mengenai seorang perempuan yang disebut sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Bungo yang diduga mengalami penganiayaan berat oleh majikannya di Malaysia.

Juru Bicara Pemprov Jambi yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, ME, menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak sesuai dengan fakta yang diperoleh dari hasil penelusuran dan koordinasi dengan pihak terkait.

Menurut Ariansyah, perempuan yang disebut dalam informasi tersebut bukan berasal dari Kabupaten Bungo sebagaimana yang ramai diberitakan.

Ia mengimbau masyarakat, termasuk insan pers, untuk selalu mengedepankan prinsip verifikasi sebelum menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Diminta kepada rekan-rekan jurnalis dan wartawan media sebaiknya sebelum melakukan wawancara agar berita yang akan diwawancarai untuk dicek dan ricek sumbernya dan verifikasi foto atau videonya bisa jadi berita lama atau editan," ujarnya, Jum'at (19/6/026).

Ia menambahkan, masyarakat sebaiknya memperoleh informasi terkait pekerja migran Indonesia melalui lembaga resmi yang memiliki kewenangan dalam penanganan dan perlindungan pekerja migran, seperti Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), maupun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi.

Menurutnya, langkah verifikasi sangat penting untuk memastikan setiap informasi yang beredar memiliki dasar yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bungo, Taufik Hidayat, turut memberikan penjelasan terkait informasi yang beredar. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Camat Rantau Pandan dan pihak keluarga korban, ia memastikan bahwa kasus tersebut merupakan peristiwa lama yang terjadi sekitar dua tahun lalu.

Bahkan, kata Taufik, perempuan yang bersangkutan saat ini telah kembali bekerja di Malaysia dan tidak berada dalam kondisi sebagaimana yang digambarkan dalam informasi yang disebarkan saat ini.

"Ini berita lama 2 tahun lalu yang bersangkutan sudah bekerja kembali di Malaysia," jelas Taufik Hidayat.

Rabu, 27 Mei 2026

Gubernur Al Haris Gelar Open House Idul Adha 1447 H



JAMBI, TIGASISI.NET - Usai mengikuti sholat Idul Adha di Masjid Agung Al-Falah, Kota Jambi, Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S. Sos, MH langsung menggelar Open House di Rumah Dinas Gubernur, Rabu (27/05/2026). 

Tampak Gubernur Al Haris beserta isteri juga keluarga menerima para tamu dengan penuh senyum kebahagiaan. Di area penyambutan, Gubernur Al Haris bersama isteri Hj. Hesnidar Haris tampak tak lelah melempar senyum sumringah. Keduanya berdiri dengan sabar menyapa, bertegur sapa, dan menyalami warga yang mengantre satu per satu untuk bermaaf-maafan.

Para tamu yang berasal dari pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Jambi maupun undangan lainnya  tampak diantaranya Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz beserta isteri, unsur Forkopimda, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.PdI, Sekretaris Daearah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum mulai memadati rumah dinas sejak pukul 08.30 wib. Para tamu yang hadir terlihat ramai dan hadir penuh sukacita sambil menikmati hidangan khas hari raya seperti nasi minyak, kari kambing, sate,  dan kue tradisional Jambi yang dihidangkan secara prasmanan. Bahkan Ibu Gubernur Jambi Hj. Hesnidar Haris di tengah kesibukannya menyempatkan diri untuk memastikan kenyamanan para tamu dan ketersediaan makanan. 

Pada kesempatan tersebut juga Gubernur Al Haris menyaksikan pemotongan hewan kurban di Rumah Dinas Gubernur sebanyak tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. 


Ditemui dalam acara tersebut Hj. Hesnidar Haris mengajak masyarakat untuk memaknai Idul Adha untuk bijak dalam menghadapi tantangan kehidupan dengan penuh keiklhasan dan rasa syukur. “Saat ini kita harus memaknai Idul Adha sebagai momentum untuk merefleksikan diri agar menjadi manusia yang lebih baik dan bijaksana, serta mampu menambah wawasan diri dengan hal-hal yang membawa kita kepada kebaikan,” kata Hj. Hesnidar Haris.


Hj. Hesnidar Haris juga menyoroti penggunaan teknologi seperti smart phone yang terkadang jika tidak bijak dalam penggunannya akan menggeser nilai nilai moral. "Saya inginnya dunia tidak ada handphone tetapi itu tidak mungkin, karena kita menggunakan kemajuan teknologi, kita semua juga menikmati, tetapi adanya pergeseran nilai-nilai kehidupan kemungkinan juga disebabkan oleh pengaruh internet, saya menghimbau kepada generasi muda untuk menggunakan dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memudahkan berbuat baik, menimba ilmu, menambah wawasan yang cepat mendapatkan informasi. Bukalah Handphone untuk hal-hal yang menuju kepada kebaikan, tebarkan kebaikan,” pungkasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Maria Yuliana/Foto: Fadli/Video: Erit Sutriedi)

Selasa, 26 Mei 2026

Gubernur Al Haris Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan

JAMBI, TIGASISI.NET - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dengan agenda Penjelasan Pimpinan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD, bertempat di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (26/05/2026).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah dan dihadiri unsur Forkopimda, para anggota dewan, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD menyampaikan penjelasan resmi terkait latar belakang, urgensi, serta substansi Ranperda Inisiatif DPRD yang diajukan. Ranperda ini diharapkan menjadi landasan hukum yang memperkuat pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPRD yang proaktif menghadirkan regulasi strategis bagi masyarakat Jambi. 

"Kami menyambut baik Ranperda Inisiatif DPRD ini. Pemerintah Provinsi Jambi siap bersinergi dan membahas bersama secara mendalam, agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan ditengah Masyarakat," ujarnya. 

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan komitmen Pemprov Jambi untuk mengawal setiap tahapan pembahasan Ranperda bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini penting agar regulasi yang disahkan nantinya implementatif, tidak tumpang tindih, serta memberikan kepastian hukum.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah menegaskan bahwa pihaknya akan mengusulkan peraturan daerah (Perda) baru yang dianggap mendesak dan sesuai dengan tata tertib DPRD serta kebutuhan nyata di lapangan.

Menurutnya, inisiatif itu lahir dari kajian fakta dan kondisi saat ini yang menuntut aturan lebih tegas untuk menjamin ketersediaan air bersih dan melindungi hak kekayaan intelektual perusahaan lokal.

“Proses pembahasan akan berjalan sesuai tata tertib DPRD. Kami menilai perda ini perlu diusulkan karena fakta di lapangan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak, terutama terkait sumber daya air bersih dan perlindungan hak cipta bagi perusahaan yang berdiri di Provinsi Jambi,” katanya. 

Ia menambahkan bahwa rancangan perda akan diprioritaskan dalam agenda pembahasan, mengingat dampak langsungnya terhadap kesejahteraan warga dan iklim usaha daerah. “Poin-poin yang akan kita angkat bersifat padat dan prioritas, terutama yang mempunyai bobot paling tinggi terhadap perlindungan publik dan pelaku usaha,” ujarnya. 

Rapat paripurna diakhiri dengan penyerahan dokumen Ranperda Inisiatif DPRD dari Pimpinan Dewan kepada Gubernur Jambi untuk dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Harun Al-Rasyid/Video: Erit Sutriedi)

Al Haris Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo


JAMBI, TIGASISI.NET - Gubernur Al Haris Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 930 Kilogram  Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menyerahkan secara simbolis bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Masjid Tsamaratul Insan Islamic Center Jambi, Selasa (26/05/2026) sore.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung penuh khidmat dan disambut antusias oleh warga masyarakat serta para pengurus masjid. Bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia tahun ini berjumlah 12 ekor sapi yang akan disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dalam penyerahan secara simbolis tersebut, Gubernur Al Haris menyerahkan seekor sapi jenis Simmental dengan bobot mencapai 930 kilogram senilai sekitar Rp.115 juta. Sapi kurban bantuan Presiden tersebut menjadi salah satu hewan kurban dengan ukuran terbesar yang diserahkan di Provinsi Jambi tahun ini.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian serta kepeduliannya kepada masyarakat Jambi melalui bantuan hewan kurban tersebut. Menurutnya, momentum Idul Adha bukan hanya sekadar pelaksanaan ibadah kurban, namun juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Momentum Hari Raya Idul Adha mengajarkan kita arti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Semoga bantuan hewan kurban ini membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi penguat semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menegaskan bahwa nilai berkurban harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga pengorbanan tenaga, pikiran, dan kepedulian untuk membantu sesama demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga ini menunjukkan bahwa semangat berkorban harus dimiliki semua insan. Mudah-mudahan makna berkurban ini menjadi nilai yang terus kita gaungkan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa sapi kurban yang diserahkan di Masjid Tsamaratul Insan Islamic Center nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat di sekitar kawasan Islamic Center yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat. Ia berharap pembagian daging kurban dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini kami serahkan untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar Masjid Islamic Center sesuai dengan kriteria yang layak menerimanya. Kita berharap keberkahan Idul Adha dapat dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat,” katanya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk bersama-sama mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam memimpin bangsa Indonesia menuju kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

“Kita doakan Pak Presiden sehat, Indonesia semakin baik ke depannya, dan rakyat semakin sejahtera,” pungkasnya.

Kegiatan penyerahan bantuan hewan kurban ini turut dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Ir. Rumusdar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, M.E., para pengurus Masjid Tsamaratul Insan Islamic Center, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga masyarakat sekitar yang hadir menyaksikan langsung penyerahan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia tersebut. (Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto: Fadli/Video: Patra, Erit Sutriedi)

Selasa, 05 Mei 2026

Tinjau Warga Selango yang Terdampak Banjir, Gubernur Al Haris Beri Motivasi Agar Tetap Tegar dan Sabar serta Gelontorkan 1 ton Beras

MERANGIN, TIGASISI.NET - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH turun langsung meninjau warga Desa Selango yang terdampak banjir. Dalam kunjungan itu, Gubernur Al Haris memberi motivasi agar warga tetap tegar dan sabar menghadapi musibah. Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov Jambi juga menyalurkan bantuan 1 ton beras untuk warga Selango  yang terdampak, Minggu (03/05/2026) sore.

Gubernur Al Haris didepan warga menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Merangin terutama di Desa Selango. “Ini musibah yang tentu menjadi perhatian kita bersama. Selain faktor alam, kita juga harus menyadari adanya dampak dari aktivitas manusia, seperti kondisi sungai yang mulai rusak dan penebangan hutan,” ujarnya.

"Musibah ini bisa jadi ujian, bisa juga peringatan bagi kita. Yang penting, kita tetap bersyukur, sabar, dan tetap tawakal,” ucapnya.

“Musibah ini berat, tapi kita harus kuat. Pemerintah hadir bersama masyarakat. Tetap tegar, sabar, dan saling bantu membantu. Selain itu kita harus kompak, Saya minta kita semua kompak. Insya Allah semua bisa teratasi dan aktivitas warga kembali normal,” pinta Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris langsung membawa bantuan kebutuhan pangan,  memastikan dukungan nyata untuk pemulihan pascabencana. Ia menyatakan akan membantu biaya pembangunan dua unit rumah warga yang hanyut terbawa arus banjir.

"Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov Jambi juga menyalurkan bantuan 1 ton beras untuk warga terdampak banjir di desa Selango Selain beras, tim BPBD dan Dinas Sosial juga akan membantu," sambungnya.

Gubernur Al Haris juga menjelaskan bahwa sebelumnya ia telah mengunjungi sejumlah wilayah terdampak lainnya, seperti Pulau Bayur, Rantau Limau Kapas, Desa Sakai, dan Lubuk Resam. Pemerintah, katanya, terus bergerak memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.

Dalam peninjauan kali ini Gubernur Al Haris menyempatkan diri berdialog dan mendengarkan langsung keluhan warga.

Turut mendampingi Gubernur Al Haris di Desa Selango Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi  Edi Kusmiran, Kepala  BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, S.H., M.H dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah.

Senin, 27 April 2026

Jambi Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, Gubernur Al Haris Instruksikan Satgas Bergerak Cepat

 


JAMBI – Mengantisipasi datangnya musim kemarau serta meminimalkan potensi bencana kabut asap, Pemerintah Provinsi Jambi resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026. Penetapan ini dituangkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur yang mulai berlaku efektif sejak Senin, 27 April 2026.

Gubernur Jambi, Dr. Al Haris, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa langkah cepat ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat dari dampak buruk kebakaran hutan yang kerap mengancam setiap tahunnya. Dengan ditetapkannya status ini, seluruh elemen Satuan Tugas (Satgas) Karhutla diminta untuk segera merapatkan barisan dan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan.

Fokus Penanganan dan Kolaborasi Daerah

Dalam skema penanganan tahun ini, Pemprov Jambi akan berfokus pada beberapa poin penting:

1. Pemanfaatan Teknologi: Optimalisasi pemantauan titik panas (hotspot) berbasis satelit secara real-time.

2. Pembasahan Lahan Gambut: Menjaga tinggi muka air di kawasan gambut, terutama di wilayah Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi agar tetap basah.

3. Edukasi Masyarakat: Menggencarkan sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara dibakar kepada para petani dan korporasi.

Gubernur juga mengimbau kepada seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi untuk menyelaraskan status kesiapsiagaan di wilayah masing-masing serta memastikan sarana prasarana pemadaman dalam kondisi siap pakai.

Melalui penetapan status siaga yang lebih awal ini, diharapkan koordinasi antarinstansi dapat berjalan lebih solid dan respons terhadap munculnya titik api dapat dilakukan dalam hitungan jam sebelum meluas.


Kamis, 09 April 2026

Sumbang PAD Rp112 Miliar, Gubernur Al Haris Dorong Optimalisasi Iuran Sektor Batu Bara



JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi mencatat kontribusi yang signifikan dari sektor pertambangan terhadap pendapatan daerah. Gubernur Jambi, Dr. Al Haris, S.Sos., M.H., mengungkapkan bahwa iuran dari sektor batu bara telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp112 miliar bagi Provinsi Jambi.


Pencapaian ini disampaikan langsung oleh Gubernur Al Haris pada pertengahan April 2026. Angka tersebut menjadi salah satu pilar penting dalam menopang ruang fiskal daerah untuk mendanai berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Jambi.



Meskipun mencatatkan angka yang cukup besar, Gubernur menekankan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada penyerapan pendapatan, tetapi juga pada keseimbangan tata kelola lingkungan dan penegakan regulasi. Pemprov Jambi berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap kepatuhan perusahan tambang membayar kewajiban mereka.





Rabu, 08 April 2026

Buka Rakorda Bangga Kencana 2026, Gubernur Al Haris Tekankan Sinergi Atasi Stunting di Jambi


 JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat komitmennya dalam mempersiapkan generasi emas dan mengoptimalkan potensi bonus demografi. Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Jambi, Dr. Al Haris, S.Sos., M.H., saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 pada Rabu, 8 April 2026.


Dalam sambutannya di hadapan para kepala daerah, instansi vertikal, dan pengelola program keluarga berencana se-Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, penanganan intervensi penurunan angka tengkes (stunting) harus tetap menjadi program prioritas yang bergerak secara masif di seluruh kabupaten/kota.


"Bonus demografi yang akan kita hadapi bisa menjadi peluang besar atau justru menjadi beban jika kita tidak menyiapkannya dengan baik. Kuncinya ada pada ketahanan keluarga. Saya meminta seluruh lintas sektor untuk memperkuat sinergi, perbaiki data di lapangan, dan pastikan intervensi gizi tepat sasaran," ungkap Al Haris dari podium utama.

Sabtu, 14 Maret 2026

Gubernur Al Haris Ajak Pejabat Pemprov Qiamul Lail di Malam ke-23 Ramadhan

 


Jambi - Puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi mengikuti kegiatan qiamul lail bersama Gubernur Jambi Al Haris di Masjid Agung Al Falah pada malam ke-23 Ramadhan, Jumat dini hari (13/3/2026).


Kegiatan ibadah tersebut diikuti puluhan pejabat eselon II dan III di lingkup Pemprov Jambi. Suasana khusyuk tampak mewarnai rangkaian ibadah yang digelar sebagai upaya memperkuat spiritualitas para aparatur pemerintahan.


Dari pantauan, kegiatan qiamul lail dimulai sekitar pukul 01.00 WIB. Para pejabat yang hadir mengikuti rangkaian ibadah secara bersama-sama hingga menjelang waktu sahur.


Rangkaian kegiatan diawali dengan tausyah, kemudian shalat sunnah tasbih, dilanjutkan dengan shalat tahajud secara berjamaah. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama.


Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan kegiatan qiamul lail ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, khususnya bagi para pejabat yang mengemban amanah melayani masyarakat.


Menurutnya, Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki diri serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui berbagai ibadah malam.


"Kalau istilahnya di sepak bola, sepuluh malam terakhir Ramadhan itu sama dengan final, sepuluh malam awal babak penyisihan, sedangkan sepuluh malam pertengahan semi final," umpama Al Haris.


Al Haris juga berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran spiritual di kalangan aparatur pemerintah, sehingga dalam menjalankan tugas selalu dilandasi nilai kejujuran, tanggung jawab dan keikhlasan.


“Melalui qiamul lail ini kita berharap hati kita semakin bersih, iman semakin kuat, dan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat kita selalu diberikan petunjuk oleh Allah SWT,” ujarnya.


Ia juga mengajak para pejabat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbanyak amal ibadah serta mempererat kebersamaan di lingkungan pemerintahan.


Dengan kegiatan qiamul lail tersebut, diharapkan para pejabat Pemprov Jambi tidak hanya kuat dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga memiliki jiwa spiritual yang kuat sebagai landasan dalam mengambil setiap kebijakan. (Diskominfo Provinsi Jambi/*)

© Copyright 2026 Tigasisi.id | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved